Adukan Masalah Layanan Publik Melalui #KenalLapor!saatmudik

Jakarta,Gpriority – Menghadapi arus mudik dan arus balik, masyarakat sering sekali menghadapi persoalan pelayanan publik. Namun sayangnya mereka tidak tahu harus melapor kemana dan ditujukan kepada siapa. Untuk itulah Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memperkenalkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-LAPOR! dengan tagar #KenalLapor!saatmudik.

#KenalLapor!saatmudik merupakan program Kementerian PANRB yang akan disosialisasikan di sepanjang jalur mudik, khususnya di Pulau Jawa. Sosialisasi ini akan dimulai sejak 8 Juni hingga 14 Juni 2018, dengan rute Merak, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya melalui Jalur Pantura dan kembali melalui jalur selatan, dari Surabaya melewati Solo, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan, secara umum, ada tiga tujuan kegiatan sosialisasi SP4N-LAPOR! Ini. Pertama, adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran positif birokrasi dalam pelayanan publik. Kedua, memperkenalkan SP4N-LAPOR! kepada masyarakat, dan ketiga untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dan fasilitas publik yang diberikan kepada pemudik.

Dari delapan titik strategis jalur mudik yang dilalui, ditargetkan 30.000 orang tersosialisasi oleh tim dari Kedeputian Pelayanan Publik Kementerian PANRB. “Selain memberitahukan tata cara pelaporan, tim juga  membagikan marchandise berupa kaus, stiker, dan topi,” ujarnya.

Dengan aplikasi SP4N-LAPOR! ini, masyarakat menurut Diah bisa mengadukan segala jenis permasalahan terkait pelayanan publik, termasuk pelayanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Begitu ada laporan masuk melalui aplikasi tersebut, Kementerian PANRB akan meneruskan ke unit atau instansi yang terkait dengan masalah tersebut.

Adanya pengaduan atau laporan dari masyarakat mengenai pelayanan publik, pemerintah bisa  berbenah dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Dengan teknologi seperti ini pun masyarakat bisa memantau sudah sejauh mana pemerintah menindaklanjuti pengaduan mereka.

Langkah ini adalah upaya nyata pemerintah untuk tetap memberikan pelayanan maksimal, khususnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Pelayanan rumah sakit, lalu lintas, pemadam kebakaran, dan pelayanan lainnya dipastikan tetap berjalan. Dengan adanya aplikasi ini masyarakat diminta ikut aktif untuk mengevaluasi pelayanan publik. (Hs)

 

Related posts

Leave a Comment