Anak Hilang di Pancoran Sudah dipertemukan dengan Orang Tuanya

Jakarta-Gpriority-Pada 20 Mei 2018, Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan telah menemukan seorang anak yang sedang kebingungan di sekitar hotel Bidakara.

Menurut Bambang salah seorang petugas P3S Jakarta Selatan yang dihubungi pada senin (21/5), ketika ditanyakan dimana tempat tinggalnya dan nama orang tuanya, anak tersebut tidak mau menjawab.

“ Kami pun langsung memeriksa tas yang dibawa anak perempuan itu untuk mendapatkan infomasi asal-usulnya. Ketika memeriksa, kami menemukan topi SD dengan nama Hanif,” ujar Bambang.

Ketika ditanya topi itu milik siapa, anak perempuan tersebut  menurut Bambang masih diam saja, akhirnya petugas berinisiatif untuk mencari kediaman orang tua anak itu dengan mengitari jalan di sekitar Kecamatan Setiabudi dan Kecamatan Tebet.

Sayangnya, usaha pencarian yang dilakukan petugas tidak membuahkan hasil. Warga tidak ada yang mengenali anak tersebut.

“ Karena sudah sore, kami memutuskan untuk kembali ke posko P3S Pancoran,” tutur Bambang.

Tepat pukul 19.30 WIB, petugas seperti yang dituturkan Bambang dikejutkan dengan kehadiran orang yang mengaku tetangga anak tersebut. “ Tapi kami tidak percaya begitu saja dan meminta untuk didatangkan orang tua anak ini kepada kami,” ujar Bambang.

Tidak lama kemudian orang tersebut datang dengan orang tua sang anak. Kepada petugas, anaknya yang bernama Nurbaiti itu awalnya tengah bermain dengan teman-teman sebayanya. “ Namun ketika melihat teman-temannya datang tanpa Nurbaiti sang orang tuanya bingung dan menanyakan kepada mereka. Teman si anak menjawab bahwa tadi mereka sempat berkelahi, lalu memisahkan diri dan tidak tahu lagi keberadaan Nurbaiti, hingga ada laporan dari tetangganya bahwa anaknya sudah ditemukan di posko P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan,” kata Bambang.      

Setelah berhasil dipertemukan dengan orang tuanya, petugas memberikan arahan kepada orang tuanya agar senantiasa menjaga anak-anaknya. Karena sekarang marak penjualan anak yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab. (Hs)

Related posts

Leave a Comment