Anak Muda Indonesia Target Perusahaan Rokok

Jakarta,Gpriority-Perwakilan Yayasan Lentera Anak, Margianta Surahman Juhanda Dinata (Spokeperson Gerakan Muda FCTC), berkesempatan menjadi pembicara dalam dalam acara Youth Town Hall Nasional 2019 di Balai Sarbini Jakarta pada Jum’at (22/3).

Di dalam acara yang dinaungi oleh World Health Organization (WHO) tersebut, Margianta menyinggung bagaimana industri rokok sudah merayu anak muda Indonesia selama bertahun-tahun, bahkan menjadikan anak muda Indonesia sebagai target dari pemasarannya.

“Mereka ada di sekitar kita, karena mereka tahu apa yang kita suka, dan mereka berusaha untuk membuat kita ikut (berpihak pada mereka)” ujar Margianta.

Ia berkata bahwa anak muda Indonesia sudah ditargetkan secara masif oleh industri rokok melalui kegiatan-kegiatan berkedok positif seperti konser musik, beasiswa pendidikan, film, dan kegiatan olahraga seperti audisi bulutangkis.

Di dalam presentasinya Margianta membahas masalah iklan, promosi, sponsor rokok yang dapat mempengaruhi pikiran anak-anak dan pemuda untuk merokok. Beberapa diantaranya adalah menciptakan kesan bahwa merokok adalah baik dan biasa, mendorong anak dan remaja mulai merokok, mendorong perokok meningkatkan konsumsi rokoknya, dan mengurangi motivasi perokok untuk berhenti merokok.

Hal lain yang dibicarakan adalah temuan Riskesdas 2018 tentang jumlah prevalensi perokok anak yang meningkat dari 7,8% di tahun 2013 menjadi 9.1% di tahun 2018, atau sekitar 7.8 juta anak Indonesia. Tingginya angka tersebut dikhawatirkan Margianta akan menggagalkan upaya Indonesia untuk mencapai Bonus Demografi serta Indonesia Emas 2045, dikarenakan kualitas penduduk usia produktif yang menurun.

Di akhir pidatonya, Margianta menghimbau pemuda-pemudi Indonesia untuk lebih waspada terhadap rayuan-rayuan indutsri rokok. “Perlu diketahui bahwa tidak ada ‘makan siang gratis’ jika bicara tentang beasiswa dan sponsor industri rokok.” tambahnya. Selain itu, Margianta mengajak anak muda Indonesia untuk lebih peka, berhati-hati dan berpikir kritis terhadap strategi pemasaran industri rokok.(Hs)

Related posts

Leave a Comment