Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019: Bentuk Apresiasi 18 Pariwisata Terpopuler

Jakarta, Gpriority – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan PT. Ayo Jalan Jalan menggelar malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat malam (22/11/2019). 

Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Guntur Sakti menyambut baik diselenggarakannya API yang tahun ini memasuki tahun ke-4. “Harapannya ajang ini sekaligus dapat menjadi cara efektif dalam mempromosikan berbagai objek dan destinasi wisata populer di tanah air,” ujar Guntur Sakti.

Ketua Panitia Penyelenggara API 2019 Hiro Kristianto menyatakan, penyelenggaan acara ini bertujuan mendorong peran serta berbagai pihak terutama pemerintah daerah (Pemda) untuk mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing. 

“Melalui ajang API kami ingin mengangkat dan memopulerkan seluruh potensi pariwisata Indonesia dari perkotaan hingga yang ada di pelosok desa,” kata Hiro Kristianto. 

Indonesia sendiri mempunyai beragam jenis wisata populer daerah yang bisa dikembangkan seperti destinasi wisata budaya, wisata alam, wisata buatan, wisata halal, wisata sejarah, wisata kuliner, hingga atraksi petualangan, festival pariwisata, destinasi wisata belanja, seni dan kreativitas. “Objek dan wisata terpopuler ini masing-masing kami beri penghargaan yang terbagi dalam 18 kategori,” ujar Hiro Kristianto.

Proses seleksi objek wisata yang masuk dalam nominasi dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan banyak stakeholder. Masyarakat lalu dilibatkan sebagai pemilih (voter) untuk menentukan pemenang masing-masing kategori lomba. Peran masyarakat sebagai pemilih ini juga merupakan strategi dalam mempromosikan objek dan destinasi wisata pada khalayak luas.

Pelaksanaan kegiatan API berlangsung selama tujuh bulan yakni dari Mei 2019 hingga November 2019. Adapun rangkaian kegiatan dimulai dari pendaftaran, seleksi nominasi, pembukaan vote, promosi dan kampanye pariwisata Indonesia, roadshow dan sosialisasi, dan ditutup dengan pemberian penghargaan pariwisata terpopuler Indonesia (API) 2019. Pelaksanaan vote oleh masyarakat berlangsung pada 1 Juni 2019 hingga 31 Oktober 2019. 

Sementara itu, Komite seleksi terdiri atas perwakilan seluruh unsur penggerak pariwisata (pentahelix) yaitu; Sartin Hia (Kepala Bidang Pengembangan Seni dan Budaya Bahari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman);  Ismeth Emier Osman (Wakil Ketua STP Trisakti Jakarta);  Bahriansyah (Pendiri sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia/ ASPPI), Dodi Riadi (PIC Kota Tua dan Kepulauan Seribu);  Etty Tejalaksana (Pengelola Lokasi Retail Terpadu Galeria Jakarta), Endy Purwanto (Wartawan Senior Pariwisata Bisnis Wisata), dan  Dwi Taufan Giovadi ( Komunitas Travel Blogger Indonesia).  

Adapun 18 kategori untuk penghargaan API 2019 terdiri atas; Objek Wisata Belanja Terpopuler, Ekowisata Terpopuler, Tujuan Wisata Terpopuler, Situs Sejarah Terpopuler, Objek Wisata Unik Terpopuler, Surga Tersembunyi Terpopuler, Dataran Tinggi Terpopuler, Wisata Olahraga dan Petualangan Terpopuler. Selain itu  Wisata Air Terpopuler, Promosi Pariwisata Digital Terpopuler, Cinderamata Terpopuler, Kampung Adat Terpopuler, Wisata Halal Terpopuler, Festival Pariwisata Terpopuler, Makanan Tradisional Terpopuler, Minuman Tradisional Terpopuler, dan Wisata Kreatif Terpopuler.

Pemerintah Kota Langsa meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 untuk katagori Juara I Ekowisata Terpopuler dan Mangrove Langsa Forest Park juga dinobatkan sebagai Most Favourit Tourism 2019 oleh Kementerian Pariwisata untuk Tahun 2019

Penghargaan itu diserahkan oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Guntur Sakti yang diterima langsung oleh Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE.

Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE. mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Langsa, ASN, dan stakholder yang telah memberi dukungannya kepada masyarakat Aceh.

“Kemenangan ini milik kita semua, tanpa dukungan semua pihak yang melakukan vote atau kirim SMS, tidak mungkin bisa menang, sehingga bisa menjadi juara dan penghargaan API ini sangat bergensi bagi suatu daerah, dan akhirnya berhasil mendapat penghargaan berharga tersebut,” pungkas Toke Seum sapaan akrab Walikota Langsa. (Mila)

 

 

Related posts