Be Global With Local Potential

Cikupa,Gpriority-Technoplast sebagai perusahaan manufaktur berbasis plasticware asli Indonesia yang memproduksi produk peralatan rumah tangga, dan memiliki lebih dari 50 lisensi, salah satunya Disney dan Marvel pada rabu pagi (8/8) mengajak media serta tamu undangan untuk melakukan Technoplast Factory Visit : Be Global with Local Potential.

Seluruh tamu undangan dipersilahkan untuk melihat langsung proses produksi di pabrik  Technoplast. Dijelaskan oleh Sjamsoe Tahar Indra selaku Director of Manufacturing Technoplast, pabriknya memiliki 53 mesin dengan kapasitas produksi sebanyak 8.000.000 produk per tahun . “Sebagai produsen produk personal ware, kami melakukan sistem yang terintegrasi demi menjamin kualitas tinggi dari produk yang kami hasilkan. Berbicara tentang kualitas, kami menerapkan berbagai standarisasi yang membuat sistem produksi di pabrik ini sangat terjaga dan dapat dipertanggung jawabkan, seperti ISO 9001 : 2015, SNI, dan WCA,” ujar Sjamsoe Tahar Indra.

CEO Technoplast, Sjamsoe Fadjar Indra juga menjelaskan, Technoplast mencatatkan pertumbuhan sebesar 4% untuk memenuhi total kebutuhan pasar domestik dan mancanegara.

Secara keseluruhan dikatakan oleh kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, dimana Industri manufaktur besar dan sedang mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,36% secara tahunan pada kuartal II/2018. Pertumbuhan yang tinggi ini juga disumbangkan oleh industri karet, barang dari karet dan plastik dan industri minuman yang tumbuh tinggi masing-masing sebesar 17,28% dan 15,41%.  Di sisi lain, seperti temuan data yang dilansir melalui data Badan Pusat Statistik (BPS),   persentase ekspor non-migas hasil industri pengolahan Indonesia naik 6.85 persen dibanding bulan yang sama tahun 2017. Data tersebut didukung oleh temuan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dimana terdapat sepuluh kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar dalam kategori Industri Karet.

“Pertumbuhan yang kami catat ini berasal dari banyak faktor, salah satunya yaitu tingginya permintaan seasonal produk. Tentunya ini berpengaruh pada peningkatan produksi. Setiap tahunnya, kami juga memiliki beberapa agenda pameran baik di dalam maupun luar negeri yang membutuhkan kesiapan pabrik untuk memproduksi dalam jumlah besar.” papar Sjamsoe Tahar Indra.

Menyikapi dinamika fluktuasi dalam industri manufaktur, Ellies Kiswoto selaku Diretor of Marketing & Sales mengaku memiliki strategi khusus yang sudah diimplementasikan di perusahaan. “Pasar domestik dan mancanegara juga mengalami pasang surut. Dan yang kita lakukan di Technoplast, jika salah satu pasar sedang kurang menggairahkan, kita rebut dengan gencar melakukan pendekatan. Salah satunya melalui pameran. Jika pameran di luar negeri, kita lakukan di negara yang terdapat loyal customer. Dan untuk pasar dalam negeri, kita gencar mengadakan promosi dan aktivitas marketing lainnya,”tutupnya.(Hs)

Related posts

Leave a Comment