Bupati Halmahera Barat Danny Missy: Kami Punya Kepastian Hukum

Bogor,Gpriority-Bupati Kabupaten Halmahera Barat ikut hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul Bogor, Rabu, (13/11/19).

Ketika disinggung mengenai lima program prioritas Presiden Jokowi Jilid II, Danny Missy menyambut dengan baik. “Menurut saya penegasan lima program prioritas yang diusung Presiden Jokowi sangat bagus ya,” ungkapnya.

Tujuan dari diadakannya Rakornas adalah mensinergikan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh penegak hukum dalam 5 tahun ke depan serta berkolaborasi untuk mengimplementasikan visi presiden ke daerah.

Danny mengungkapkan bahwa dengan adanya penegasan seperti ini kepala daerah dapat terus berkarya untuk berinovasi. “Kami menyambut baik sebagai kepala daerah, karena mempunyai kepastian hukum dalam melakukan inovasi pembangunan di daerah sehingga tidak perlu lagi merasa ketakutan. Tapi, kita bisa terus berkarya untuk berinovasi,”ujarnya.

Bupati Halmahera Barat menyampaikan perkembangan Kabupaten Halmahera Barat yang berhubungan dengan penyederhanaan aturan sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi dalam menyampaikan lima program prioritas. “Di Halmahera Barat sudah sampai tindak lanjut masalah perizinan menyangkut investasi daerah,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa di Kabupaten Halmahera sudah menerapkan sistem birokrasi yang cepat. “Di kami sudah diterapkan, satu hari izin, satu hari keluar. Bahkan kalau bisa satu jam izin, satu jam keluar,”ungkapnya dengan majas hiperbola.

Kemudahan birokrasi lainnya yang dilakukan Halmahera Barat adalah mengubah sistem birokrasi menjadi sistem OSS. “Dengan sistem online, orang bisa urus izin di mana saja selama memiliki aplikasi,” jelasnya.

Mengenai peningkatan Sumber Daya Manusia, Kabupaten Halmahera Barat perlu melakukan penyamaan program dari pusat. “Implementasi dari apa yang disampaikan Presiden, kami akan melakukan penyamaan program dari pusat ke daerah,”ujarnya.

Tetapi beliau menjelaskan bahwa sejauh ini Kabupaten Halmahera Barat sudah berupaya meningkatkan kualitas SDM di Kabupatennya. “Kami banyak melakukan vokasi,pengiriman pelatihan-pelatihan, melakukan beasiswa ke jenjang yang lebih tinggi ke setiap sektor.”

Danny mengungkapkan bahwa saat ini infrastruktur berkelanjutan di Halmahera Barat sudah mencapai 88%. “Di Halmahera Barat kami membuka aksesbilitas dari pinggiran. Mudah-mudahan menjadi penghubung antar daerah.” (Mila/Foto:Sof.GP)

 

Related posts