China-ASEAN Expo Indonesia 2019 Mempererat Hubungan Diplomatik

Jakarta, Gpriority-Tahun 2019 ini adalah peringatan ke 69 atas pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dengan Indonesia, dan Indonesia akan menjadi tema negara dari Expo ke-16 kali ini. Untuk lebih memperdalam hubungan kerjasama ekonomi dan perdagangan bilateral, Guangxi International Expo Group bersama dengan Sekretariat China-ASEAN Expo dan Departemen Bisnis Daerah Otonomi Guangxi Zhuang menyelenggarakan China-ASEAN expo Indonesia tahun 2019 di Pusat Pameran Internasional Jakarta di Indonesia pada tanggal 11 Juli hingga 13 Juli 2019.

Indonesia adalah tempat pertama yang mempromosikan Jalur Sutera Maritim pada Abad ke-21. Pada tahun 2018, Indonesia mengekspor US $24,39 miliar ke Tiongkok, meningkat sebesar 14,3 persen dibanding tahun sebelumnya, atau sebanyak 15 persen dari total ekspor Indonesia. Indonesia mengimpor US $36,62 miliar dari Tiongkok, meningkat sebanyak 30,9 persen dari tahun sebelumnya, atau sebanyak 27,9 persen dari total impor Indonesia. Dengan ini, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia.

“Expo yang sudah diadakan sebanyak 15x, merupakan platform penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Pemerintah indonesia sangat mendukung expo ini dengan berkali-kali mengirim perwakilan dari kementeriannya. Pada tahun 2018 indonesia telah melakukan ekspor ke china sebesar 24,4milyar USD, bertumbuh sebesar 14,3 persen dan mencapai 15 persen dari total keseluruhan ekspor Indonesia,” Demikian sambutan Mr Wang Liping, selaku Minister Counsellor (Economic & Commercial) Embassy of The People’s Republic of China in Indonesia.

“Sedangkan impor indonesia sebanyak 36,6 milyar USD, bertumbuh sebesar 30,9% dan mencapai 27.9% dari total impor indonesia. China sudah menjadi partner dagang terbesar. Indonesia, China juga telah menginvestasikan 4,4 milyar usd dan menduduki peringkat ketiga di Indonesia dalam hal investasi negara2 asing. Dengan latar belakang demikian, kita percaya expo kali ini akan membawa banyak kesempatan perdagangan dan bisa lebih mendorong perkembangan industri kedua negara sehingga menghasilkan win win solution. Tahun ini merupakan awal dari asean-china startegic partnership 2030. Selanjutnya kita juga akan mengadakan expo yang ke-16 di nan ning, guang xi pada tgl 20-23 sept 2019. Kita berharap dapat bergandengan tangan bersama membangun perdagangan serta,” lanjutnya.

Pameran Indonesia kali ini adalah pameran yang kedua kalinya dilaksanakan setelah pameran pada tahun 2015. Pameran ini telah didukung oleh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kamar Dagang Indonesia Tiongkok, dan Dewan Bisnis Indonesia Tiongkok. Perusahaan dalam dan luar negeri semuanya antusias, interaktif dan memiliki banyak hal menarik, seperti: Pertama, Latar belakang pemerintah dan operasi komersialisasi. Sebagai salah satu kegiatan penting dari ASEAN Expo ke-16, pameran Indonesia kali ini telah mendapat dukungan penuh oleh Sekretariat ASEAN Expo, Departemen Bisnis Guangxi, Dewan Bisnis Indonesia-Tiongkok dan Kamar Dagang Tiongkok Indonesia. Kementrian perdagangan yang relevan dari provinsi dan kota yang berhubungan di Tiongkok telah mengorganisir sejumlah besar perusahaan terkenal dan terpercaya untuk berpartisipasi dalam pameran ini.
Kedua, Perusahaan yang mengikuti pameran memiliki integritas tinggi, kualitas barang pameran yang sangat baik, dan harga yang kompetitif. Pameran kali ini memiliki luas sebesar 4.000 meter persegi dan ratusan perusahaan-perusahaan yang mengikuti pameran, termasuk ke dalam 500 perusahaan kuat di Tiongkok dan memenuhi kebutuhan pasar dengan kualitas tinggi bagi perusahaan menengah dan kecil. Industri pameran ini berpusat pada lima kategori utama, yaitu: mesin dan peralatan, teknologi terbaru dan tercanggih, barang-barang konsumsi sehari-hari, produk pertanian dan makanan.

Ketiga, Kegiatan yang bermacam-macam, serta kontennya bersifat pragmatis. Selama pameran, masih akan diadakan serangkaian kegiatan yang bermacam-macam dan pragmatis, termasuk: a.Diskusi mengenai investasi dan perdagangan, Selain mengundang Komite Koordinasi Penanaman Modal Indonesia untuk memperkenalkan investasi Indonesia, juga akan meningkatkan kebutuhan pelestarian lingkungan dalam negeri Indonesia. b.Matchmaking Perdagangan, membantu peserta pameran dari Tiongkok dan pembeli Indonesia untuk bernegosiasi dan mencocokkan, serta bersama-sama memanfaatkan potensi pasar Tiongkok-Indonesia.c.Mensurvei kegiatan bisnis seperti di daerah industri Indonesia, dll, untuk membantu menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis Indonesia, serta membantu mempromosikan investasi yang efektif.

4. Pendekatan multi-cabang, bertujuan untuk memastikan hasil ekonomi dan perdagangan. Pameran ini telah menggunakan berbagai macam jaringan untuk mengundang para pembeli, pemerintah maupun saluran komersial.

Expo ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap dunia, dan diapresiasi sangat tinggi oleh pemerintah China dan negara2 Asean. Setelah penyelenggaraan selama 15 tahun telah diikuti oleh 79 pemimpin dari china asean dan negara lainnya, dihadiri oleh 3100 menteri dan pejabat serta pengunjung yang mencapai 7.460.000 orang. Expo ini juga merupakan salah satu dari 3 besar expo besar di China, demikian ungkap Ms Yan Yanyan, selaku Wakil Sekjen CA-EXPO.

Pada tanggal 20-23 sept 2019 juga akan diadakan expo di nan ning dan luas area pameran mencapai 134.000m2. saat ini kami akan menjalin kerja sama yang lebih dalam lagi dengan pejabat terkait dengan mengedepankan prinsip saling menguntungkan. Saya percaya dengan melalui expo ini akan meningkatkan efektifitas perdagangan di indonesia, membangun prinsip saling menguntungkan diantara kedua negara. Terakhir, saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelengaraan CAExpo indonesia exhibition.(Hs)

Related posts