DAK Perlu Ditingkatkan

Jakarta,Gpriority-Belanja berkualitas seperti yang disampaikan Menteri PPN/Kepala Bapenas Bambang Brodjonegoro saat menutup seminar nasional bertajuk “Kualitas Belanja Negara Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Mengurangi Ketimpangan” di Ruang Rapat DH1-5 Bappenas pada Senin (12/8), relevan dengan jumlah anggaran yang meningkat dimana sudah mendekati 2.269 trilyun.

” Mengikuti pengalaman saya saat di menkeu dan bappenas dalam setiap tahunnya APBN yang meningkat. Meskipun demikian ada belanja yang mengikat, ” tukas Menteri Bambang.

“Disinilah dituntut aparat pemerintah bisa menggunakan anggaran terbatas untuk pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” tambah Menteri Bambang

Dari kajian yang dilakukan dalam seminar ini seyogyanya pertumbuhan ekonomi naik sebesar 0,06 persen. Artinya ada transmisi peningkatan belanja. Hal ini menandakan setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi. ” Meskipun naik sedikit patut disyukuri. Karena tidak mudah untuk menumbuhkan ekonomi,” jelas Menteri Bambang.

Terkait dengan belanja tepat sasaran yang memiliki dampak efek ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan Bambang mengatakan sangat bagus. Karena mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berdampak pada pengentasan kemiskinan serta pengurangan pengangguran.

Dilihat dari elastisitas belanja K/L lebih besar ada di sektor kontruksi. Hal ini wajar karena belanja kontruksi memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi.
Mengenai belanja infrastruktur masih ada kaitannya dengan kontruksi jadi anggarannya pun cukup besar meskipun kalau dilihat dengan negara lain belanja infrastruktur masih relatif rendah.

Bambang juga mengatakan,peningkatan belanja harus benar-benar memberikan dampak kepada ekonomi, sehingga ketika memikirkan belanja harus ada impact analisis.

“Dalam perencanaan ke depan, belanja barang yang produktif dapat menjadi terobosan untuk diterapkan pada banyak kementerian lainnya sehingga belanja K/L menjadi lebih berkualitas,”tegas Bambang.

Terkait dengan transfer Pusat ke Daerah, Bambang setuju kalau DAK mesti ditingkatkan jumlahnya, sehingga bisa dipergunakan dengan baik.

“Saya juga berharap agar pemerintah daerah memahami tentang DAK karena DAK diberikan kepada daerah yang sangat membutuhkan,” tutup Bambang.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment