Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT Gelar Bimtek di Sigi Terkait Peningkatan Kapasitas Ekonomi Masyarakat

Jakarta,Gpriority-“Pembangunan desa seyogyanya selalu sejalan dengan tiga pilar pembangunan. Mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kapasitas kelembagaan desa,” ucap Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT Aisyah Gamawati dalam acara Bimtek Peningkatan Kapasitas Ekonomi (livelihood) Masyarakat Desa Melalui UMKM Pasca Bencana di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang digelar oleh Pemda Sigi dan Kemendes PDTT pada Jumat (6/12/2019).

Lebih lanjut dikatakan Aisyah,  diantara ketiga pilar tersebut, Pilar yang  paling didahulukan adalah yang pertama terkait peningkatan kapasitas masyarakat. Dan pilar tersebut dilaksanakan selama empat hari ini, yakni bimbingan teknis (bimtek). “ Ada bimtek tentang salon kecantikan, bimtek perbengkelan, dan bimtek pertukangan kayu,” jelas Aisyah.

Bimtek sendiri diikuti oleh 60 peserta yang didampingi oleh 10 orang pendamping dari Dinas UMKM. Peserta adalah masyarakat terdampak bencana yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sigi.

Peserta mendapat pendampingan oleh pendamping UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi dan akan dievaluasi dalam 6 bulan ke depan untuk melihat dampak atau manfaat dari bimtek dan bantuan yang diberikan dalam pengembangan usaha ekonominya.

 Sementara itu, Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana dari Ditjen PDTu Kemendes PDTT Hasman Ma’ani menyampaikan penanganan bencana tidak hanya fisik, tetapi juga nonfisik.

“Untuk itu kami melakukan peningkatan kemampuan peserta khususnya warga yang terkena dampak, di mana salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan agar dapat membuka peluang usaha baru bagi warga-warga yang terkena dampak,” ucapnya.

“Kegiatan yang diselenggarakan adalah melakukan bimtek konstruksi kayu, perbengkelan, dan kecantikan. Mereka dilatih secara teori dan praktek,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sigi Muhamad Irwan Lapata menyampaikan bimtek peningkatan kapasitas yang diberikan dapat membantu memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

“Para peserta akan lambat laun pulih kembali melakukan peningkatan hidup, melalui kapasitas yang sudah diberikan dan sekaligus bantuan peralatan perbengkelan, alat-alat salon, dan pertukangan. Memang ini sangat kecil dan sederhana, tetapi bagi mereka ini sangat besar, sangat luar biasa untuk dapat meningkatkan hidup mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sigi, Samuel Yansen Pongi mengatakan, kegiatan bimtek yang diberikan alat dalam praktek telah menjadi alternatif pekerjaan untuk masyarakat, sambil menunggu perbaikan saluran irigasi pasca bencana yang diharapkan dapat beroperasi di tahun 2021.

“Ada bantuan yang telah diserahkan pada saat bimtek, kami bertanya kepada masyarakat, mereka menyampaikan rasa terima kasih, mereka terbantu atas bantuannya, minimal untuk dua tahun ke depan mereka bisa bertahan hidup sambil menanti aliran air,” katanya.

Terkait dengan peserta yang mengikuti Bimtek, Aisyah memberikan apresiassi dan merasa bangga kepada para peserta yang telah hadir mengikuti bimtek. Menurutnya, seluruh peserta telah berpartisipasi secara aktif dan penuh semangat.

” Saya terharu dan bangga semoga pelajaran yang mereka dapat bisa diimplementasikan nantinya kedepan. Agar peningkatan pendapatan masyarakat yang terkena bencana di Kabupaten  Sigi dapat lebih meningkat lagi perekonomiannya ,” tutup Aisyah.(Hs)

 

Related posts