Dr Jero Mangku Made Subagya (Pinisepuh Siwa Murti Bali dan Ketua Umum Yayasan Siwa Agung Jagatdhita Provinsi Bali):Ingat Dengan Konsep TATWAMASI

Kita sebagai umat manusia tidak boleh alergi terhadap keanekaragaman  suku dan agama .  Apalagi sebagai manusia yang hidup di bumi pertiwi RI, kita  adalah satu darah sebangsa dan setanah air indonesia.                       

Walaupun kita berbeda kita adalah satu, di masing masing tubuh kita sama ada tuhannya,  ingat dengan konsep TATWAMASI “Aku adalah engkau , sedangkan Engkau juga Adalah Aku juga”,  kita ini merupakan bagian dari satu kesatuan RI dan manusia Sebagai  ciptaan TUHAN YANG MAHA KUASA.

Perlu diingat Tuhan saja  tidak pernah membedakan umat  manusia di Dunia ini, Kenapa Kita pusing dan ribut dengan adanya perbedaan Ini,                       

Di dunia kita perlu berbeda,  karena berbeda itu sangat indah. Saya mengambil contoh Bali. Di Bali  banyak kedatangan  wisatawan dari manca negara,  termasuk Raja Arab Saudi yang bernama Raja Salman. Beliau sangat senang tinggal di Bali, Sampai menambah 3 hari untuk liburan dibali.  Karena di Bali suasana alam yang bagus  dan manusianya  tidak pernah membeda bedakan suku agama dan latar belakang apapun,  karena manusia itu adalah ciptaan Tuhan.

Mari satukan langkah, satukan pikiran untuk hidup welas asih, saling  bantu membantu ,  cinta kasih kepada sesama ciptaan Tuhan, niscaya Tuhan akan tersenyum dan gembira melihat  ciptaannya bisa hidup rukun dan damai serta saling  tolong menolong  meskipun berbeda suku dan agama.

Related posts

Leave a Comment