Drs. Edi Langkara, MH&Abd. Rahim Odeyani, SH.MH

ERA BARU MEMBANGUN FAGOGORU

Kontestasi demokrasi melalui Pilkada langsung di suatu daerah selalu melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Seperti Pilkada langsung 15 Februari 2017 di Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara,   usai digelar menghasilkan pemimpin baru dengan semangat Fagogoru, memenangkan Pasangan Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH.MH untuk menduduki jabatan bupati dan wakil bupati Periode 2017-2022.

Dipastikan dukungan rakyat terhadap pasangan pemenang Pilkada langsung di Halmahera Tengah ini akan berdampak pada perubahan pembangunan lima tahun ke depan. Pasangan pemenang yang mengusung tema perjuangan ‘Era Kebangkitan Fagogoru’ yakni  Elang (panggilan Edi Langkara) Imo (Sapaan akrab Abd. Rahim) ini juga sedang dinantikan untuk membuktikan janji kampanye politiknya.

Dikatakan, konsep dan gagasan pemerintahan Elang-Rahim nantinya akan bergerak bersama masyarakat termasuk insan pers dalam mendorong pembangunan yang belum menyentuh masyarakat bawah, mulai dari pelosok desa hingga ke kota.

VISI MISI

Visi Elang-Rahim yakni Halteng maju, sejahtera, berlandaskan falsafah Fagogoru, mewujudkan pembangunan yang berlandaskan asas keadilan bagi rakyat.

Dalam penjabaran visi misi, Elang-Rahim mendorong 12 program perioritas dalam 5 tahun ke depan.

Ke-12 program perioritas itu yakni memantapkan kehidupan masyarakat yang agamais dan berbudaya, meningkatkan kualitas dan daya saing SDM, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi masyarakat, meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur dan fasilitas umum yang memadai.
Selain itu, mengelola potensi SDA secara optimal, berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, peningkatan tambahan penghasilan bagi PNS melalui pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD), perlunya intervensi kebijakan dalam pengelolaan PBB bagi keluarga miskin dan berpenghasilan rendah melalui subsidi PBB gratis dan bantuan penerbitan sertifikat hak milik, perlindungan tenaga kerja bagi profesi yang beresiko tinggi, meningkatkan kualitas angkatan kerja dan penyerapan tenaga kerja serta pemenuhan hak-hak masyarakat adat di wilayah Halmahera Tengah.

SEKILAS SOSOK ELANG

EDI LANGKARA lahir  pada 12 September 1966  di Gemia (Patani). Sebagai anak desa dia lahir dengan penuh kesederhanaan. Ayahnya bernama H. Langkara Hidayat dan ibunya bernama Hj. Asia Karim.  Pada 1976 masuk Sekolah Dasar di Gemia, lulus 1982. Masuk SMP Negeri Patani 1982  dan lulus 1985. Melanjutkan ke SMA Negeri Soasio 1985, lulus 1988 di SMA Negeri 2 Ternate.  Pada 1988 tercatat sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Merdeka Manado dan lulus 1993. Melanjutkan ke jenjang S2 dan mendapat gelar Magister Hukum dari Universitas Hasanuddin Makasar pada 2005.

Selama kuliah aktif  di organisasi intra dan ekstra kampus. Tercatat pernah menjabat sebagai  Ketua Umum senat mahasiswa (1991 – 1992) dan Komandan Batalyon Resimen Mahasiswa (MENWA) Perguruan Tinggi Swasta se-Sulawesi Utara pada tahun yang sama. Aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan sempat menjadi sekretaris (1990-1993). Di luar kampus dia mengikuti training  dan bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado dan PMII Cabang Manado. Dari berbagai pengalaman berorganisasi di kampus Edi kemudian di percayakan memegang beberapa jabatan strategis di organisasi kemasyarakatan dan oragnisasi politik diantaranya : Wakil ketua I DPD KNPI Kotamadya Manado (1993 – 1996), Ketua DPD Ikatan Pemuda Tarbiyah Kodya Manado (1994 – 1996), Wakil Ketua I GP. Ansor Manado (1992 – 1996), Sekretaris DPD KNPI Halmahera Tengah (1998 – 2002), Ketua DPD KNPI Kabupaten Halmahera Tengah (2002 – 2005) dan Ketua DPD AMPI Propinsi Maluku Utara  2003 – 2008 dan 2010 – 2015).

Melepas masa lajangnya pada 1996, ia menikahi Amriah Dapi, SE, dan dikarunia 6 (enam) orang anak ; Muhammad Nur (Almarhum), Zulvikar Kusumah Akbar, Muhammad Nur Gemalangit, Nursafah Kusumahwati, M. Ijju Daim Basith, dan  M. Mulk Daim Qamari.

Idealisme yang membentuk ideologinya tidak terlepas dari pengalaman-pengalaman beroganisasi saat  menjadi mahasiswa.  Selain itu ia juga memiliki pengalaman sebagai  Dosen luar biasa di  (STISIPOL ) Merdeka Manado    (1993 – 1996) dan Dosen Unkhair Ternate (1996 – 2001).

Pada 1997 dia mengabdikan dirinya sebagai seorang pamong Pegawai Negeri Sipil walau kemudian harus memilih untuk keluar pada Pemda Halmahera Tengah tahun 2005, karena idealismenya bertentangan dengan kenyataan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil  (PNS). Dari sana kemudian ia bergabung dengan Partai Golongan Karya dengan jabatan sebagai Ketua bidang PP Golongan Karya Kabupaten Halmahera Tengah (1998 – 2000) dan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (2005 – 2010). Saat ini sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Maluku Utara periode 2010 – 2015   Sebagai seorang politisi Edi rajin menulis di berbagai media lokal, dan mengisi ceramah baik di kalangan mahasiswa, maupun di partai-partai politik.

 

Related posts

Leave a Comment