“EXCURSION”,Gambaran Perjalanan Hidup Bidang Seni Seseorang

Jakarta,Gpriotity-Hidup itu berjalan seperti garis-garis tanpa henti yang jika terus diikuti garis tersebut tidak memiliki ujung.

Berbekal alasan itulah Jakarta Illustration Visual Art (JIVA)bersama Galeri Nasional Indonesia menyajikan perjalanan hidup ini melalui sebuah pameran seni rupa bertajuk”EXCURSION” di Gedung D Galeri Nasional Indonesia pada yang 8–27 Januari 2020.

Dijelaskan kurator pameran Frigidanto Agung saat press tour yang berlangsung di Gedung D pada Rabu (8/1/2020), ”EXCURSION” merupakan padanan kata journey, kata yang dipaparkan menjadi perjalanan, tetapi dalam ”EXCURSION” kata perjalanan menjadi bertambah dalam pengertiannya. Juga mempunyai arti yang spesifik dalam setiap bidang, termasuk bidang seni. ”EXCURSION” merupakan perjalanan hidup bidang seni seseorang, atau journey seniman yang tertuju pada artistik.

Menurut Agung, Pameran ”EXCURSION” mengusung tiga bagian yang dapat dijadikan wacana untuk mengembangkan sudut pandang. Pertama, misi ragawi, diwujudkan dalam rangkaian seni instalasi. Misi ragawi lebih memperlihatkan wujud tubuh dalam member arah nyata imajinasi, perwujudan tubuh dalam boneka merupakan representasi, menjelaskan sisi imajiner seniman dalam bekerja mengisi ruang dialog. Kedua, menjiwai raga, lebih menekankan bentuk yang sudah ada atau terlukis pada rentang waktu terdahulu, atau proses seniman terdahulu dan member arti baru pada masa kini. Ketiga, jiwa (dalam) raga, proses interpretasi bagaimana melihat jiwa yang ada dalam raga, lalu dituangkan di atas kanvas. Melalui ketiga bagian tersebut, karya seni dalam pameran ini dapat menunjukkan bagaimana raga digunakan untuk menjembatani subjektivitas sehari-hari dengan permasalahan artistic karya seni yang dihadapi dengan lebih jernih dan fundamental yang jelas.

Dalam kaitan konsep ”EXCURSION” dalam pameran ini, maka perjalanan hidup seni tersebut tertuju kepada 19 seniman dalam pameran ini, di antaranya Ponk-Q Hary Purnomo, Tomy Faisal Alim, Deddy PAW, Ghanyleo, I Dewa Made Mustika, SyisPaindow, juga beberapa seniman yang berkolaborasi antara lain Sri Hardana x Rengga Satria x Jason Ranti, Agustan x Kana Fuddy Prakoso, Fitra jaya Nusananta x Sohieb Toyaroja, Jono Sugiartono x Krismarliyanti, RB Ali x Yayat Lesmana, serta Hendrikus David Arie x Teguh Hadiyanto. Para seniman tersebut mengemas berbagai perjalanan berkesenian mereka ke dalam karya-karya visual berupa lukisan, patung, dan instalasi yang masing-masing memiliki keunikan serta ciri khas tersendiri.

Selain itu pameran ”EXCURSION” sekaligus menandai lima tahun berdirinya Jakarta Illustration Visual Art (JIVA)—art management yang diinisiasi oleh Ghanyleo. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Dr. Melani Setiawan pada 8 Januari 2020, pukul 19.00, dengan dimeriahkan penampilan oleh Anela Kaylea Bondjol dan Satriaji. Pameran juga dilengkapi dengan program public berupa Gallery Tour yang akandilaksanakan pada 16 Januari 2020, pukul 13.00.(Hs.Foto:Hs)

Related posts