H. AMBO DALLE, ENERGI BARU MOROWALI

Tokoh yang sarat pengalaman, dikenal merakyat, sangat memahami situasi kebatinan masyarakat dan daerahnya, serta  tahu apa dan bagaimana yang sejatinya harus diperbuatterkait perencanaan pembangunan. Tokoh ini adalah Drs. H. Ambo Dalle yang aspiratif dan komunikatif.

Drs. H. Ambo Dalle merupakan tokoh yang banyak berencimpung dengan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, sosok yang dikenal paling dekat dengan masyarakat dan sangat aktif memperhatikan kebutuhan masyarakat  atau konstituennya. Ia lahir di Salabangka, pada 28 Juli 1972. Ia terpilih untuk duduk di dewan legislatif  dari Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Bungku Tengah, Bungku Timur, Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Selatan dan Menui.  Adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah.

Ambo Dalle yang senantiasa berkomitmen memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat merasa bertanggung jawab memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan kapasitas pembangunan yang lebih maju.

Di saat reses misalnya, Ambo Dalle menjadikan tujuan resesnya sebagai ajang silaturahmi para tokoh, ulama, dan pemuda dan masyarakat lainnya untuk menampung aspirasi dan menyatukan visi- misi, serta persepsi demi kemajuan bersama. Maka dari itu tidak salah apabila masyarakat Morowali mendukung sepenuhnya  Ambo Dalle untuk maju di pemilihan bupati 2018 mendatang. Bahkan dalam pemberitaan sejumlah media lokal ia digadang-gadang sebagai  kandidat terkuat.

Energi Baru Morowali

Menurut Ambo Dalle dibutuhkan pemikiran baru, strategi baru serta perencanaan baru yang itu kemudian sebagai energi bagaimana bisa menjadikan Morowali ini sebuah daerah yang dibanggakan masyarakatnya.  Jangan sampai masyarakat sendiri bertanya tanya di mana itu kota Morowali apalagi masyarakat luar. Maka, kata Ambo Dalle ke depan pembangunan Morowali harus dipimpin oleh seorang pemimpin yang bertanggung jawab memikirkan Morowali dan serius dalam rangka membangun daerah ini.  “ Artinya Morowali ini harus dijadikan sebagai kota kebanggaan bagi masyarakatnya. Makanya butuh pemikiran baru,  butuh energi yang betul-betul kemudian dapat menggerakkan program pembangunan sehingga perkembangan dan kemajuannya nyata dapat dirasakan oleh masyarakatnya, “ kata Ambo Dalle, tokoh organisatoris kepada GPriority, baru-baru ini.

Ambo Dalle menjelaskan bahwa untuk menerapkan energi baru agar pembangunan di Morowali semakin nyata ke depan perlu ada modifikasi terhadap program-program yang lalu supaya berkualitas.  “ Satu hal, tidak semua program yang lalu itu jelek, ada hal-hal yang baik dan perlu diteruskan dan dipertahankan oleh pemimpin yang baru nanti, misalnya pendidikan gratis harus dilanjutkan, namun harus dimodifikasi sehingga menjadi sesuatu yang berkualitas.  Begitu juga dengan kesehatan gratis, harus berkualitas,” ungkapnya.

Kata Ambo,  ke depan strategi pengembangan Morowali harus kita zonanisasi lebih awal wilayah-wilayahnya.  Menurutnya paling tidak ada empat zona. Pertama, zona wilayah untuk pertanian dan perkebunan. Kedua, zona wilayah kota yakni Bungku Tengah sebagai pusat pemerintahan yang harus dibangun atau ditata kotanya sedemikian nyaman. “Jadi  ketika kita bicara tentang pengembangan perencanaan kota yang baik maka di wilayah Bungku Tengah ini dimodernisasi menjadi benar-benar sebuah ibukota Kabupaten Morowali. Ketiga adalah zona wilayah industri. Wilayah industri ini perlu menjadi PR pemerintah agar bagaimana masyarakat yang ada di lingkar tambang wilayah industri ini tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri tapi mereka harus bisa diakses kebutuhan-kebutuhan industri. Mereka bisa bersinergi. Keempat, zonanisasi untuk wilayah perikanan dan kelautan.

Jargon energi baru adalah, bagaimana program itu bisa berjalan tapi di sisi lain ada penekanan bagaimana kita bisa membangun ibukota Kabupaten Morowali menjadi kebanggaan masyarakatnya. Ruang publik kota harus dibangun, pantainya yang sangat indah bisa ditata menjadi daya tarik wisata, tata ruang kota nantinya harus dirancang demi memunculkan rasa nyaman dan tentram.###GP-3

 

 

Related posts

Leave a Comment