Hendrata Thes Kunjungi Desa Paling Luar di Kepulauan Sula

Sebagai seorang pemimpin di suatu daerah, meninjau wilayahnya yang memiliki letak jauh dan paling terluar merupakan sebuah kewajiban. Hal inilah yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes. Beliau beberapa waktu yang lalu mengunjungi Desa Waisum yang terletak di Kecamatan Mangoli Utara Timur.

Dalam kunjungan tersebut bupati didampingi Oleh Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sula yang juga merupakan istrinya Ny.Hong Fince Hongarta, Kadis Sosial dan PMD Zaidun,SPd, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kepulauan Sula Basiludin Labesi,S.AP.

Setibanya di Waisum, bupati langsung berdialog dengan warga Desa Waisum terkait dengan perkembangan pendidikan kesehatan dan infrastruktur lainnya. Bupati juga mengagendakan sejumlah rencana pembangunan infastruktur yang akan segera dibangun pada tahun 2018 nanti diantaranya adalah pembangunan  dermaga apung di desa tersebut. Menurut bupati keberadaan dermaga pada desa kepulauan yang cukup jauh dari ibukota kecamatan dan kabupaten sangatlah penting, karena bisa menjadi sarana transportasi bagi warganya.

“ Selain itu dengan hadirnya dermaga di desa ini,  potensi untuk disinggahi kapal barang dan penumpang sangatlah besar karena desa ini berhadapan langsung dengan perairan pelayaran internasional laut banda,” ucap bupati.

Bupati juga mengatakan bahwa desa ini memiliki potensi pariwisata yang sangat bagus karena di dalamnya terdapat hutan konservasi alam (cagar alam) yang  75% wilayahnya dilindungi baik daratan maupun lautannya. Dan wisata bahari yang masih sangat alami serta memiliki karakteristik sendiri dibandingkan dengan daerah ini.

 “ Setelah melihat keindahan desa ini, saya akan menurunkan langsung tim ahli untuk menyusun RIPDA guna mengembangkan pariwisata,” kata bupati.

 Mengenai masalah air bersih yang saat ini masih sulit terpecahkan, bupati yakin dengan adanya perencanaan pembangunan dermaga apung ini  bisa teratasi.

 “ kami berencana untuk bekerja sama dengan dinas perhubungan dan pihak Syahbandar Sanana untuk mengintuksikan kapal penumpang rute dari dan menuju ternate yang melewati pulau tersebut  untuk singgah di desa tersebut, sehingga kami bisa memobilisasi air dalam volume yang sangat besar untuk memenuhi pasokan air untuk kebutuhan masyarakat setempat,” ucapnya.

Untuk tenaga medis dan pendidikan, bupati telah mengintruksikan kepada dinas kesehatan dan dinas pendidikan untuk segera menempatkan tenaga  di sana dengan mengutamakan putra daerah, sehingga mereka betah. “ Mereka juga akan diberikan fasilitas transportasi yang memadai untuk mengurus segala macam keperluan baik di ibukota kecamatan maupun Ibukota Kabupaten,” ungkap bupati yang biasa disapa ko Heng Tersebut.

Bupati berharap dengan adanya tenaga medis, tenaga pendidik, dermaga apung serta pengembangan destinasi pariwisata, Desa Waisum bisa semakin maju dan berdiri sejajar dengan desa lainnya yang sudah lebih dahulu maju.(humas)

 

    

 

Related posts

Leave a Comment