Industri Manufaktur Berdaya Saing Global

Dalam pembukaan Indonesia Industrial Summit 2018,Menteri Perindustrian (Menperin) mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global.

Untuk menuju ke arah tersebut,Industri nasional membutuhkan konektivitas serta interaksi melalui teknologi,informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan di seluruh rantai nilai manufaktur guna mencapai efisiensi dan peningkatan kualitas produk.Alasan itulah yang membuat industri Indonesia membutuhkan making 4.0.

Making 4.0 seperti dituturkan Menperin Airlangga memberikan arah yang jelas bagi pergerakan industri nasional di masa depan, termasuk fokus pada pengembangan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan serta menjalankan 10 inisiatif nasional dalam upaya memperkuat struktur perindustrian Indonesia.

Ke 10 inisiatif tersebut mencakup perbaikan alur aliran barang dan materil,membangun satu peta jalan zona industri yang komprehensif,lintas industri,mengakomodasi standar-standar berkelanjutan,memberdayakan industri kecil dan menengah,membangun infrastruktur digital nasional, menarik minat investasi asing,peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan. (HS)

Related posts

Leave a Comment