Launching Shaka Foundation

Jakarta,Gpriority-Sebagai wujud cinta kasih kepada Indonesia terutama di dunia pendidikan Hindra Gunawan bersama Dr. David Berceli Creator and Founder of global TRE membuat Shaka Foundation. Dan dilaunching pada hari Minggu (1/9)

” Shaka Foundation didirikan korban bencana, orang yang tidak mampu membayar, mendedikasikan hidupnya kepada Tuhan dan terakhir guru Indonesia,” ucap Hindra Gunawan Founder of TRE Indonesia saat memberikan sambutan di Launching Shaka Foundation di Gedung JDC lantai 6 Slipi, Jakarta pada Minggu (1/9).

Untuk metode yang digunakan, Hindra menjelaskan menggunakan metode TRE untuk membantu masyarakat Indonesia untuk segera pulih dari trauma dan berubah menjadi produktif.

TRE atau Tension & Trauma Releasing Exercises menjadi wadah bagi pemulihan tubuh dari rasa sakit, nyeri, tegangan, maupun stres yang berasal dari pengalaman-pengalaman hidup sehari-hari yang terasa sulit dengan mengembalikan rasa tenang dan damai melalui suatu getaran (shaking) yang dibangun di dalam tubuh manusia.

“Semua manusia seharusnya secara alami bergetar saat mereka cemas dan takut. Bergetar selama ketakutan merupakan respon tubuh terhadap cepatnya adrenalin yang dilepas ke dalam aliran darah kita. Saat peristiwa yang mencemaskan dan menakutkan ini usai, harusnya sisa adrenalin dibuang. Getaran inilah yang akan membantu membuang sisa adrenalin ini, supaya tidak terus bersisa dalam aliran darah. Seringkali kita menghentikan getaran ini meski tubuh tetap berusaha menggunakannya untuk melepaskan adrenalin berlebih dan mengembalikan tubuh ke kondisi tenang.” Ujar Dr. David Barceli, mantan relawan yang membantu korban perang di beberapa negara di dunia.

Dengan kehadiran Shaka Foundation, diharapkan Indonesia akan lebih mudah untuk memulihkan trauma yang dialami oleh masyarakat, terutama mereka yang terkena dampak bencana.

“Dengan pemulihan ini, masyarakat korban bencana akan lebih cepat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara lebih baik. Proses penanganan pasca bencana pun menjadi lebih efisien, karena masyarakat cepat pulih untuk mengaktifkan kondisi ekonomi keluarga,”

Sebagai bagian dari TRE, Shaka Foundation didukung oleh TRE global yang telah tersebar di lebih dari 60 negara. Indonesia adalah negara ke 36 yang mengadopsi metode TRE pada tahun 2003. Adapun Pelatihan TRE di Indonesia saat ini juga sudah tersebar di 37 Kota oleh 15 provider atau pelatih bersertifikasi yang bergabung di TRE Indonesia. Sudah lebih dari 500 angkatan workshop yang diadakan dengan peserta lebih dari 10.000 orang.

Terkait dengan TRE di Indonesia, Hindra pun menceritakannya.Hindra yang telah sukses membangun Sinotif selama 20 tahun bersama adiknya yang Anton bermimpi untuk memiliki sekolah guru. Karena guru bisa ke seluruh pelosok Indonesia. Namun mendirikan perguruan tinggi Jakarta sudah tidak bisa lagi. ” Di tengah kegalauan saya beruntung bertemu TRE. Selama 6 tahun membangun TRE, puji Tuhan TRE sudah hadir di 37 kota di Indonesia,” ucap Hindra.

TRE bekerja berdasarkan kecerdasan tubuh yang diberikan oleh Tuhan. Proses ini akan melahirkan rasa damai, hal inilah yang membuat berbagi semakin kuat.(Hs.Foto:Hs)

Related posts