Mangga Dua Square Siap Bersaing di Fashion Branded Kekinian

Jakarta,Gpriority-Generasi millenial tengah menjadi primadona bagi pasar Indonesia.  Karena Generasi millenial dinilai oleh sejumlah pengamat bisnis, sebagai orang yang terbuka, dan cenderung konsumtif,  serta aktif di media social (digital native). Untuk itulah sejumlah pelaku usaha termasuk Mangga Dua Square mulai mengalihkan bidikannya ke millenial.

Jumlah kaum millenial di Indonesia yang berusia 17 hingga 37 tahun sudah mencapai 81 juta jiwa dan diprediksi akan semakin berkembang hingga 60 persen di tahun 2020. Tentu ini menjadi tantangan sekaligus peluang emas yang meniupkan kegairahan bisnis bagi Mangga Dua Square.

Mangga Dua Square, sebagai pusat perbelanjaan kenamaan di  Jakarta, tidak berhenti berbenah melakukan berbagai upaya transformatif dengan menjadikan trade mall yang telah beroperasi sejak 2005 inisebagai pusat Factory Outlet (FO) yang lengkap dan murah di Jakarta. Target market FO identik dengan anak muda millenial yang suka bergaya kekinian dengan produk fashion branded berkualitas ekspor dan impor.

Tentu saja terobosan ini disambut dengan sangat antusias oleh sejumlah tenant FO seperti Premier, Amira Factory Outlet, Fifth Avenue, DSE,Chois FO, RAJA FO, Super Bazaar dan Publicity yang baru saja grand opening  pada pertengahan Februari 2019.

Jumlah tenant FO  seperti dituturkan General Manager ManggaDua Square, Rudy Santoso. kemungkinan akan terus bertambah sehingga pengunjung bisa mendapatkan banyak pilihan dengan kualitas terbaik, mulai dari baju anak, remaja hingga dewasa.

Kegairahan tenant FO membuka outletnya di mall berkonsep trade mall ini,tentu dengan pertimbangan bisnis  yang cermat. Diantaranya pertimbangan lokasi, Mangga Dua Square  terletak di seputaran Gunung Sahari, dan Pademangan Jakarta Utara  serta dikelilingi sentra bisnis dan perdagangan.

Selain itu, di kawasanMangga Dua Square sudah berdiri 4 hotel berbintang dengan okupansi sebanyak 1000 kamar. Diantaranya Hotel Ibis, Novotel, Amaris dan Neo.

“Pertimbangan kami buka di Mangga Dua Square karena melihat prospek bisnis dari sini lumayan besar. Banyak tamu hotel dan kawasan bisnis yang terus tumbuh, “ tutur Tjiasilvie.

“Kami mencoba terus menangkap dan menciptakan peluang untuk membantu menghidupkan bisnis mitra bisnis di sini sesuai dengan dinamika yang berkembang. Secara berkesinambungan, diantaranya kami menggelar event rutin bersama dengan berbagai komunitas hobi, seperti komunitas  Drama Korea yang banyak disukaianak-anak muda, dan menjalin relasi luas dengan komunitas  digital creator seperti blogger, influencer danyoutuber. Event-event yang kami buat pun disesuaikan dengan anak-anakmuda, sepertipemilihan model FO, event pencarianbakatdi  industry kreatif dan sebagainya “ papar General Manager ManggaDua Square, Rudy Santoso.

Dengan rangkaian program tersebut, Rudy optimis, ManggaDua Square  ditengah era digitalisasi tetap dapat berkompetisi di ceruk pasar wisata belanja FO yang lengkap, berkualitas,  nyaman dan menyenangkan di Jakarta.

“ Bisnis online memang menawarkan kepraktisan dan kemudahan, tetapi tetap tidak bisa menggantikan pengalaman berbelanja seperti   bisa melihat produk secaral angsung, memegang dan mencobanya. Apalagi belanja di  FO, memburu barang  branded yang limited edition saja sudah memberikan pengalaman yang berkesan. Untuk menikmati sensasi berbelanja FO, tidak perlu jauh-jauh ke  Bandung. Di Mangga Dua Square tersaji lengkap dengan harga terjangkau sesuai dengan kualitas.”tutup Rudy.(Hs)

Related posts