Mendag Enggar; Filling Machine Anjungan Minyak Goreng Hygienist Otomatis Untuk Memajukan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Bandung,Gpriority-Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno serta tamu undangan dari perwakilan minyak goreng di Inddonesia menghadiri launching Filling Machine Anjungan Minyak Goreng Hygienist Otomatis (AMH-0), sabtu (15/80 di Gedung Kresna Kantor Pusat Pindad Bandung.

Filling Machine Anjungan Minyak Goreng HygienistOtomatis (AMH-o) merupakan buatan PT Pindad (Persero) dengan PT Rekayasa Engineering yang merupakan anak perusahaan PT Rekayasa lndustri (Rekind), yang bergerak di bidang engineering services. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU di bidang produksi dan penjualan yang telah dilaksanakan pada 16 Agustus 2018.

Abraham Mose dalam sambutannya mengatakan bahwa sinergi ini sangat bermanfaat karena dapat membantu Pemerintah menghasilkan minyak higienis dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sinergi ini merupakan tonggak sejarah untuk bisa menghasilkan produk yang bisa membantu Pemerintah bagaimana membuat anjungan minyak higienis dan banyak benefitnya terUtama untuk masyarakat. Ini merupakan kerja sama yang baik,” ujar Abraham.

AMH-o dibuat dalam rangka memenuhi Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 9/MDAG/PER/2/2016 yang mewajibkan peredaran minyak goreng curah menggunakan kantong Kemasan sederhana. Sistem kerja AMH-o adalah menyalurkan minyak goreng dalam jerigen ukuran 18 atau 25 liter sesuai dengan merek dagang Produsen ke kantong kemasan dalam beberapa takaran mulai dari 250, 500 sampai 1.000 ml, melalui filling oil system yang terdiri dari pompa. pipa flexible, katup solenoid dan flow meter.

“Seluruh komponen dalam AMH-o telah memenuhi standard food grade. Pengoperasian AMH-o dikendalikan oleh sebuah microcomputer guna memastikan akurasi pengukuran. Microcomputer yang tertanam pada AMH-o merupakan sebuah papan layar elektronik yang dilengkapi beberapa tombol yang mudah untuk dioperasikan (user friendly). Selain itu, AMH=0 juga dilengkapi dengan modul GPS yang dapat membantu produsen minyak goreng untuk memonitor lokasi unit AMH-o dan volume penjualan minyak goreng, baik secara harian, mingguan atau bulanan,”tutur Abraham,

Mendag Enggar menyambut baik hadirnya AMH-O, menurut Mendag apa yang dibuat oleh PT Pindad (Persero) dengan PT Rekayasa Engineering menunjukkan kepeduliannya dan keahliannya untuk memajukan ekonomi masyarakat di dalam negeri.

“ Saya berharap dengan  adanya alat tersebut, sudah tidak ada alasan tidak menjual minyak dalam kemasan sederhana,” kata Mendag Enggar.

Mengenai pemasarannya, Mendag Enggar mengatakan akan sampai ke warung-warung dan koperasi. (Hs.Hs)

 

Related posts

Leave a Comment