Menko Perekonomian Darmin Nasution: Tidak Ada Hambatan Untuk Indonesia Mengembangkan Ekonomi Syariah

Jakarta,Gpriority-Tema menyangkut Indonesia sebagai pusat ekonomi islam di dunia dalam High Level Discussion menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution sangatlah baik, apalagi Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim paling banyak di dunia.

“Dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia bisa menjadi pangsa pasar yang bagus untuk produk halal di dunia,” tutur Darmin.

Darmin melihat berdasarkan nilai transaksi yang dihasilkan produk halal seperti makanan, minuman, kosmetik dan fashion bisa menjadi pangsa pasar yang cukup menarik. ” Namun sayangnya Indonesia kelihatannya masih menjadi konsumen bukan pelaku utama yang menghasilkan dalam kancah global.” ucap Darmin.

Di sektor keuangan, bisnis perbankan syariah juga tidak terlalu diminati. Ini bisa terlihat dari indeks yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pemerintah sendiri menurut Darmin telah melakukan segala cara untuk meningkatkannya tetapi tetap saja tidak bergerak karena kurang diminati.

Berbicara sektor pariwisata Darmin melihat adanya keberhasilan.Ini bisa terlihat dari keberhasilan Indonesia menduduki peringkat 2 dalam indeks Wisata Muslim 2018.

” Prestasi yang membanggakan ini tentu saja tidak terlepas dari peran serta Kementerian Pariwisata dalam mempromosikan wisata halalnya,” ujar Darmin.

Keberhasilan Kemenpar inilah yang membuat Pemerintah Pusat berkewajiban untuk mengembangkan sektor ekonomi syariah secara global,apalagi tidak ada faktor yang menghambat berkembangnya ekonomi syariah di Indonesia.

Darmin berharap usai acara diskusi ini, banyak pengusaha lokal yang tertarik untuk mengembangkan bisnis halal sehingga perekonomian Indonesia kembali meningkat.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment