Menkominfo dan Mitra Berikan Bantuan Kepada Warga Yang terkena Banjir

Jakarta,Gpriority- Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) merupakan wilayah yang terkena dampak bencana banjir. Hal ini tentu saja mengundang perhatian semua warga untuk membantu termasuk Kominfo dan mitra kerjanya.

“Kegiatan solidaritas sosial yang dibangun  dengan koordinasi dari Kementerian Kominfo bersama mitra kerjanya. Ada 20 lebih mitra kerja yang mengambil bagian di dalam bantuan sosial bencana banjir,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saat memberikan bantuan kepada korban banjir di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Jl. Daan Mogot Jakarta Barat, Selasa (7/1/2020) sore.

Selain mengadakan bakti sosial di daerah tersebut, Kementerian Kominfo dan mitra kerja juga mendistribusikan bantuan ke daerah lain.  “Bantuan sosial bencana banjir didistribusikan ke banyak tempat, ada di Kecamatan Kalideres, ada juga di Bogor dan di mana-mana,” ucap Menteri Johnny.

Lebih lanjut Menteri Kominfo menyampaikan bahwa bencana apapun termasuk banjir adalah merupakan ujian bagi kerekatan silaturahmi bagi kita sesama anak bangsa. 

“Apabila ada saudara-saudari yang menderita di situlah ujian kerekatan silaturahmi itu. Kali ini Kementerian Kominfo bersama seluruh mitra kerjanya berbagi rasa dan berbela rasa dengan masyarakat setempat yang terdampak banjir. Jangan diukur dari jumlahnya atau waktunya mungkin sudah agak terlambat, tapi ini bagian silaturahmi dan kerekatan kebangsaan kita. Itulah indahnya kita hidup sebagai bangsa, kita saling membantu, saling memperkuat di mana salah satu atau beberapa di antara kita mengalami kesulitan,” ungkapnya.

 Meskipun banjir telah surut, Menteri Johnny mengimbau warga untuk tetap waspada dan selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

 “Kita harus tetap waspada, bahwa musim hujan kita masih panjang masih sampai akhir Februari bahkan sampai awal Maret. Pada saat awal-awal ini kita sudah diingatkan dibangunkan disadarkan untuk waspada. Kewaspadaan kita jangan sampai berakhir saat kita kembali ke rumah, harus terus kita bangun dan kita jaga,” imbau Menteri Johnny.

Menteri Kominfo Johnny juga mengingatkan agar masyarakat tidak percaya terhadap informasi menyesatkan berkaitan dengan penanganan banjir yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah.

 “Pemerintah bekerja untuk memastikan baik di hulu dengan pemerintah provinsi tetangga kita, maupun di hilir kita sebagai rumah tangga untuk selalu menjaga agar infrastruktur kita bisa terjaga dengan baik, terbangun dengan baik sehingga pada saat terjadi banjir kita sebagai masyarakat bisa mengatasinya,” tambahnya.

Selain itu Menteri Kominfo juga mengatakan Presiden Joko Widodo memberikan pesan khusus kepada, bahwa kalaupun pemerintah baik Pemda maupun Pemerintah Pusat membangun infrastrukturnya besar-besaran, tapi kalau masyarakatnya tidak mengambil bagian di dalamnya, percuma juga infrastruktur itu.

 “Bagaimana masyarakat ambil bagian di dalamnya, salah satu mari kita berdisiplin dalam membuang sampah, khususnya sampah-sampah plastik. Mari kita atur baik-baik agar jangan sampai ada saluran yang tersumbat, mari kita jaga baik-baik agar infrastruktur yang dibangun ini bisa terjaga dengan baik dan bisa berusia panjang. Infrastruktur, termasuk kanal-kanal, bendungan-bendungan, irigasi-irigasi yang dari uang rakyat, uang kita semua, dari uang seluruh warga masyarakat dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Rote,” jelas Menteri Johnny.

 Sebelumnya, Selasa pagi, sivitas Kementerian Kominfo juga menyalurkan bantuan bagi warga yang terkena dampak banjir melalui Lembaga Daya Dharma (LDD) Keuskupan Agung Jakarta dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor.(Hs)

 

Related posts