Paperless Untuk Mengetahui Perkembangan Kompetensi Pegawai

Pelayanan Non Kertas (Paperless) merupakan cara yang tepat untuk mengetahui perkembangan kompetensi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Paperless sendiri rencananya akan diterapkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang pada bulan Oktober mendatang.

“Dengan adanya paperless ini, PNS pemkot Tangerang tidak perlu lagi sibuk mengumpulkan data dan berkas,karena ssmuanha sudah ada di kami yang termanajemenkan melalui sistem aplikasi SIKDA,” ucap Kepala Badan BKPSDM Kota Tangerang Drs.Akhmad Lutfi.

“Dan mulai oktober pula kenaikan pangkat dan pensiun secara otomatis menggunakan metodelogi paperless ini,” tambahnya.

Hadirnya paperless ini, menurut Lutfi, bisa membuat para aparatur pemerintah fokus untuk memberi pelayanan kepada masyarakat tanpa harus memikirkan dirinya sendiri, dikarenakan urusan kepangkatan dan data kompetensi sudah menjadi tanggungjawab BKPSDM.

“Terlebih lagi saat ini BKPSDM Kota Tangerang memiliki SIKDA yang juga merupakan aplikasi sistem informasi kepegawaian yang mampu memenuhi kebutuhan data potensi aparatur di lingkungan pemerintah Kota Tangerang. Menurut Lutfi, SIKDA sangat diperlukan untuk menyajikan data kepegawaian secara akurat, lengkap dan valid,” tuturnya.

Selain itu Lufti juga menyampaikan kunci dari keberhasilan dalam pengelolaan data kepegawaian dilingkungan Pemerintah Kota Tangerang yaitu antara lain, membangun komitmen dan sinergitas antar bidang di lingkungan BKPSDM, membangun komunikasi antar Kepala Dinas, Kerjasama dengan otorisasi teknologi informasi, serta meningkatkan sumber daya manusia dan regulasi.

“Itu juga fungsi dari SIKDA agar dapat menjaga eksistensi demi terciptanya data pegawai yang valid dan akurat. Jadi dengan adanya Paperless ini kami yakin aparatur akan mampu dan terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,” jelasnya. Lutfi menambahkan lebih lanjut, pihak BKPSDM dalam memaksimalkan pelayanan dan juga SDM di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang memiliki banyak cara dan juga strategi. Menurutnya peningkatan kualitas SDM sangatlah diperlukan.

“Guna melakukan kaderisasi pada jajaran tingkat administrasi sampai pimpinan tinggi, tahun ini kita mengadakan workshop untuk aparatur dieselon 2 dan 3 selama 40 kali dalam seyahun, dalam hal ini kami mendatangkan narasumber yang berkompeten untuk membuat SDM kita lebih berkualitas,” jelasnya. Dikatakan Lutfi, selain itu juga pihaknya kini memiliki satu tim Assesor yang merupakan tim khusus dalam memilih dan juga menyaring SDM agar bisa berada sesuai dengan tempatnya. Lebih lanjut bahwa BKPSDM telah memiliki assesor yang mampu memetakan potensi dan kompetensi per individu aparatur.(Hs)

Related posts

Leave a Comment