Parepare Raih Penghargaan Kepemilikan AKA Tertinggi

Gpriority, Jakarta- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas kepemilikan Akta Kelahiran Anak (AKA) Tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Aula Kantor Gubernur, Kamis (14/11).

Piagam penghargaan atas kepemilikan AKA tertinggi di Sulawesi Selatan yang berhasil diraih Parepare, ditandatangani langsung Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah. Dan penghargaan diterima oleh H. Pangerang Rahimmewakili Walikota Parepare HM Taufan Pawe.

”Penghargaan ini merupakan buah dari kerja-kerja keras bersama, apa yang kami lakukan selama ini ternyata mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk dari pemprov,” ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Parepare, Adi Hidayah Saputra.

Kata Dia penghargaan ini adalah yang kesekian kalinya berhasil diraih Disdukcapil Parepare. Sebelumnya, lanjut Adi,Parepare berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai SKPD dengan nilai A atau sangat baik.

Sementara Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Parepare, Saifullah menjelaskan, peningkatan kepemilikan AKA, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh pihaknya, di antaranya melakukan kerjasama dengan puskesmas dan rumah sakit dalam rangka percepatan kepemilikan akta kelahiran anak baru lahir.

“Kami juga bekerjasama dengan Dinas Sosial serta pekerja sosial untuk pemenuhan kepemilikan akta kelahiran anak rentan Adminduk seperti anak terlantar, anak di panti asuhan dan anak berhadapan dengan hukum,” jelasnya.

Perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan keliling khusus anak, selain perekaman KIA, anak yang belum memiliki Akta Kelahiran, juga akan diterbitkan akta kelahirannya.

Kadisdukcapil, Saifullah mengatakan belakangan ini terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan publik penerbitan dokumen kependudukan. 

Sehingga, kata dia, penduduk yang mengurus penerbitan dokumen kependudukannya jadi dengan cepat bahkan bisa ditunggu beberapa menit dan selesai saat itu juga.

”Kami sudah target maksimal 10 menit dokumen penduduk yang bersangkutan sudah selesai,” ujarnya. Mila/GP

Related posts