Pekabaran Injil di Pulau Roon dalam Sajian Drama Kolosal

PulauRoon,Gpriority-Suku Roon merupakan salah satu suku di Teluk Cendrawasih yang mendiami Pulau Roon.

Suku ini masih mempercayai Patung yang disebut Korwar. Mereka menyembah berhala dan menggunakan swanggi dalam kehidupan mereka. Lalu datanglah seorang missionaris dari Jerman namanya Rudolf Beyer bersama istrinya Anna Cambier di kampung Syabes.

Nasib naas menimpa Anna Cambier, di kampung Syabes, dia dibunuh oleh panglima yang berasal dari marga Akwan di Roon. Hal ini mengakibatkan Rudolf Beyer meninggalkan Roon. Setelah Beyer meninggalkan Roon,kemudian datanglah GL Bink yang menginjakkan kaki pertama kali di Pulau Roon yaitu di pantai Yenggui, Kampung Yende.

Orang Roon berjanji setelah mereka kembali dari perang tersebut mereka akan menyerahkan semua berhala yang dimiliki kepada GL Bink.

Bink mengabulkan permintaan mereka dengan memberikan senjata api tersebut. peperangan itu dimenangkan oleh orang Roon, mereka pun membawa kembali 2 orang yang ditangkap dan menyerahkan semua berhala mereka kepada Bink, termasuk swanggi yang mereka gunakan, semua itu dibakar dan dimusnahkan. Sekaligus 16 orang dari suku Roon dibaptis selam tepat di pantai Yenggui Yende Pulau Roon.

Lalu terjadi perang antara marga Rumadas dan Marga Ayamiseba, namun perang tersebut tidak dapat diatasi,hingga Bink datang untuk kedua kalinya dengan membawa anak Karon yang memiliki marga Ariks,namanya Yaan Ariks, untuk diserahkan kepada marga Ayamiseba sebagai anak perdamaian. Melalui anak ini kedua suku yang berperang akhirnya berdamai.

Namun kebiasaan berhala yang dilakukan tidak dapat ditinggalkan,hingga suatu ketika orang-orang dari Korem yaitu suku Biak datang ke Pulau Abaruki dan menipu orang Roon yang ada di sana lalu membunuh mereka dan membawa dua orang sebagai tawanan.

Orang Roon kemudian mengatur rencana untuk membalas kejahatan orang Biak, mereka meminta bantuan GL Bink untuk memberikan senjata api (yang namanya Bamon) kepada mereka.###

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment