Pelantikan Gubernur Akan dilakukan dalam 5 Tahap

Jakarta,Gpriority-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 telah usai. Dan pada saat ini tinggal menunggu pelantikannya saja.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang ditemui seusai acara Forum Merdeka Barat 9 yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 15 Agustus 2018, pelantikan gubernur hasil pilkada 2018 tidak boleh diundur atau dimajukan. Pasalnya, hal tersebut mengacu pada aturan dan undang-undang yang berlaku.

Sesuai rencana, dari hasil koordinasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Sekretariat Negara (Setneg), pelantikan pasangan gubernur terpilih akan dilaksanakan dalam lima tahap.
“Rencana pelantikan tetap sesuai aturan dan undang-undang, dimana tidak boleh mengurangi satu hari atau menambah satu hari masa jabatan. Karena jabatan kepala daerah itu adalah 5 tahun,” terang Mendagri Tjahjo Kumolo.

“Tahap pertama mungkin bulan September, tahap terakhir ini yang repot, karena setelah pilpres,” sambungnya.

Dua pasangan kepala daerah tingkat gubernur yang akan dilantik setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, disebutkan Tjahjo adalah Maluku dan Lampung. Pelantikan dimungkinkan akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2019 mendatang.

“Sudah kami jadwalkan secara rinci, bahwa itu lima kali pelantikan di tingkat gubernur dan untuk bupati/walikota kalau memungkinkan bisa 25 kali tidak ada masalah. Yang penting jangan sampai merugikan kepala daerah yang lama maupun yang baru,” kata Mendagri. (Hs)

 

Related posts

Leave a Comment