Peluncuran Penelitian Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Peserta Didik di Jabodetabek Terkait UN

Jakarta-Gpriority.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendy di tahun 2018 inj, merencanakan bahwa Ujian Nasional (UN) yang merupakan hajatan tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menjadi penentu syarat kelulusan. Dikarenakan nilai UN yang semakin menurun diakibatkan siswa yang memandang remeh UN.

Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai sejauh mana pemerintah melaksanakan putusan pengadilan nomor 228 mengenai penyelenggaraan UN.

Berbekal alasan itulah LBH Jakarta melakukan penelitian tentang penyelenggaraan UN terhadap ratusan siswa di Jabodetabek.Dan hasilnya seperti yang disampaikan Charlie Meidino Albajili dari LBH Jakarta, ada lima poin yang didapat LBH terkait UN. kelima poin yang dimaksud adalah yang pertama banyak peserta didik yang tidak.mendapatkan informasi yang layak terkait dengan perubahan kebijakan UN.Kedua, UN masih menjadi beban bagi peserta didik, ketiga kebijakan UN tidak akomodatif terhadap keragaman minat dan bakat peserta didik, keempat kecurangan masih marak terjadi, terakhir masih terdapat kesenjangan infrastruktur.

“Temuan inilah yang akan direkomendasikan kepada pemerintah dalam hal ini Kemendikbud,” ucap Charlie.

Ditambahkan oleh Komisioner KPAI Retno Listyarti, usai pernyataan Mendikbud, banyak siswa yang mengadukan kepada KPAI kenapa di tahun ini UN nilainya anjlok. Menurut mereka soal UN dengan yang dipelajari di sekolah sangat berbeda dan levelnya lebih di atas dari yang dipelajari, sehingga mereka merasa kesulitan menjawab meskipun sudah belajar.

“Berbekal alasan itulah KPAI menolak jika UN dijadikan syarat penentuan kelulusan,” ucap Retno.

Ramli selaku perwakilan Badan Standar Nasional Pendidikan yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa UN masih tetap diperlukan untuk mengukur pencapaian SNP,memetakan mutu pendidikan, mendorong siswa belajar dan guru mengajar lebih baik lagi dan mendorong dalam peningkatan mutu pendidikan.

” Mutu pendidikan ini sangat penting,karena bisa meningkatkan mutu sdm sehingga bisa berdaya saing dengan bangsa lain di era global,” tutupnya.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment