Pemanfaatan Teknologi dalam Bidang Pendidikan

Hingga saat ini Indonesia masih berkutat untuk menyelesaikan kesenjangan akses, mutu pendidikan dan peningkatan kualitas guru.

Jika melihat data tingkat partisipasi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia memang mengalami peningkatan. Sayangnya, peningkatan tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Pemerintah sendiri tidak tinggal diam dengan memperjuangkan pemerataan infrastruktur dan meningkatkan pemanfaatan teknologi berbasis informasi khususnya bagi siswa yang berada di wilayah 3 T (tertinggal, terluar, terpencil).

Apa yang tengah dilakukan pemerintah pusat tentu saja sejalan dengan perusahaan yang didirikan di Inggris dan bergerak dibidang edukasi, Quipper.

Dijelaskan oleh PR and Marketing Manager Quipper Tri Nuraini dalam konfrensi pers yang dilakukan di Gold Lounge  CGV Blitz Cinema Grand Indonesia, Jakarta (28/4), pemanfaatan teknologi memang merupakan jalan keluar yang terbaik. Ini dibuktikan sejak tahun 2015, Quipper telah membantu proses belajar lebih dari 2,5 juta pelajar.

“ Hal ini dikarenakan kami sangat menjaga kualitas baik itu konten, tutor maupun teknologi yang digunakan. Karena ketiga hal tersebut sangat dibutuhkan oleh guru dan pelajar,” ujar Tri Nuraini.

Apa yang dilakukan oleh Quipper mendapat apresiasi dari pakar pendidikan, Itje Chodidjah. Menurut Itje, pemanfaatan teknologi merupakan solusi yang paling masuk akal untuk menjawab tantangan pendidikan yang dihadapi selama ini.

“ Teknologi tidak hanya membuka akses, tapi juga meningkatkan mutu guru. Guru yang terampil adalah guru yang dilengkapi dengan materi ajar yang tepat dan up to date,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Itje, teknologi dapat membantu guru untuk lebih efisien melakukan kegiatan belajar mengajar, sehingga mereka memiliki waktu lebih banyak untuk meningkatkan motivasi dan melibatkan siswa untuk berpikir kritis.

Sebagai brand ambasador Quipper, aktris cantik Maudy Ayunda mengatakan bahwa dirinya merasakan sekali manfaat pendidikan berbasis teknologi ketika kuliah di Oxford. Sehingga ketika diajak untuk bergabung dengan Quipper dirinya langsung mengatakan iya.

“ Quipper mampu membantu para pelajar Indonesia dalam pendidikan. Ini terbukti dari banyaknya pelajar yang menggunakan Quipper memperoleh nilai-nilai yang bagus dan lulus ujian nasional. Untuk itulah saya berharap agar pelajar yang belum menggunakan Quipper untuk mencobanya juga,” tutup Maudy Ayunda. (HS.Foto:HS)

Related posts

Leave a Comment