Pesona Khazanah Ramadhan, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Pada 4 Mei 2017, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara rembuk republik serta launching Pesona Khazanah Ramadhan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenpar Jakarta.

Acara yang mengangkat tema “ Memaksimalkan Potensi Wisata Halal Indonesia” dibuka oleh  Gubernur NTB Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi. Beliau mengatakan bahwa pihaknya merasa senang  untuk mengundang wisatawan mengisi aktivitas di bulan ramadhan sambil berwisata di NTB.

“Alhamdulillah, bulan suci Ramadhan 1438 H sebentar lagi tiba.  Seperti yang kita baca dan lihat di media massa, puncak kunjungan wisatawan biasanya terjadi pada bulan suci keagamaan. Oleh karena itu Pemrov NTB mengagas program pariwisata pada bulan suci Ramadhan. Kalau ingin menikmati wisata di bulan suci ini, datanglah ke Lombok, kalau mau menikmati aneka aktivitas Ramadhan, berkunjunglah ke Lombok. Diharapkan Pesona Khazanah Ramadhan di Bumi Seribu Masjid dapat menciptakan wisata spiritual bagi wisatawan yang berkunjung ke NTB,” kata TGH.

Lebih lanjut dijelaskan oleh TGH, program ini memiliki tiga tujuan. Yang pertama, NTB ingin berkontribusi menciptakan kenyamanan berbangsa dan mendinginkan situasi yang tidak nyaman pasca ketegangan pilkada. Kedua, program Pesona Khazanah Ramadhan yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan ekonomi di NTB saat bulan Ramadhan. Sehingga Ramadhan yang sebelumnya merupakan low season atau musim sepi untuk wisata, diharapkan dapat menjaring banyak wisatawan.

Ketiga, NTB ingin semakin mengembangkan fasilitas dan segmen wisata halal ini dengan berbagai konten yang menarik. NTB ingin menciptakan inovasi dan kreativitas agar semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata halal.

TGB mengungkapkan, di Bulan Ramadhan nanti, NTB akan menyuguhkan beragam aktivitas wisata bernuansa yang ramah bagi keluarga. Tidak saja mem-branding makanan maupun fasilitas halal, namun mengisinya dengan aktivitas berwisata yang sarat muatan religi maupun ramah bagi para pelancong keluarga.

Sementara itu dalam sambutannya Menpar Arief Yahya menekankan poin penting mengenai kebersihan. Karena menurutnya kebersihan sebagian dari iman. Menpar Arief Yahya juga mengaku gembira karena Pemprov NTB dan Asita bisa berkolaborasi memanfaatkan momen bulan ramadan untuk menarik wisatawan.

Related posts

Leave a Comment