Pohuwato Selangkah Lebih Maju

“Investasi terus naik di Pohuwato, baik dari segi jumlah maupun nominal nilai investasinya,” ujar Bupati Pohuwato, H. Syarif Mbuinga, S. Pd.I, MM.

Terbentuk sejak 2012, Dinas Pelayanan Perizinan dan Investasi Daerah melalui satu pintu memberi kemudahan bagi semua stakeholder yang ingin berinvestasi di Pohuwato juga berdampak pada naiknya nilai investasi.

“Hal ini sejalan dengan informasi terbaru yang disampaikan Presiden Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul, mengenai penyederhanaan aturan,” ujarnya ketika ditemui pada Rakornas Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Rabu, 13/11/19.

“Maksudnya apa? Perizinan dipermudah. Perizinan tidak hanya terkait undang-undang, di daerah juga ada peraturan daerah, peraturan gubernur yang kesannya membuat birokrasi ribet, memakan waktu lama untuk proses keluarnya sebuah izin, dan itu akan jadi referensi kami,” ungkapnya.

Presiden Jokowi memberikan apresiasi terhadap pengurusan izin di Pohuwato yang terbilang cepat. “Pak Presiden datang langsung untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap 100 megawatt yang hanya memakan waktu 8 bulan sebagai bentuk apresiasinya,” ujar Syarif.

Banyaknya aturan di pemerintah pusat dan pemerintah daerah menghambat laju pertumbuhan investasi yang juga berdampak pada distrust pelaku usaha.

Menurutnya, visi Presiden akan diturunkan dalam bentuk operasional. “Pohuwato sendiri akan menyederhanakannya terlebih dahulu. Karena untuk implementasi teknis akan disampaikan kementrian dan lembaga,” ujar Syarif menambahkan.

Syarif mengungkapkan, ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)- Ma’ruf Amin. Pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) tentang kesehatan dan pendidikan, kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi dan kelima yaitu transformasi ekonomi.

Sebagai solusi dari terwujudnya program Jokowi Jilid II, Pohuwanto akan menambah server supaya tidak ada kendala di daerah. “Tahun 2020 kami akan menambah server, walaupun agak mahal,” ujar Syarif. “Kami juga berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap hal itu,” ujar Syarif menambahkan. (Mila/Foto:SofiaGP)

Related posts