Presiden Jokowi ; Satu Peta Bisa Mengatasi Masalah Tumpang Tindih Lahan

Jakarta,Gpriority-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam acara peluncuran geoportal kebijakan satu peta, peluncuran buku kemajuan infrastruktur nasional dan penganugerahan  Bhumandala Award 2018 di Hotel Bidakara,Jakarta, Selasa pagi (11/12).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur di tahun 2019 akan banyak yang  selesai. Sebagai contoh di akhir tahun 2018 penyambung jalan tol Jakarta-Surabaya akan selesai.

Trans Sumatera, Lampung-Aceh, Lampung-Palembang akhir Desember ini  juga akan selesai. Bendungan juga sudah  banyak yang sudah selesai termasuk juga pelabuhan-pelabuhan besar seperti Kuala Tanjung yang akan diselesaikan di awal tahun 2019.

Terkait dengan pemanfaatan lahan, Jokowi mengatakan bahwa dirinya semakin sadar bahwa negara kita terlalu banyak tumpang tindih. Untuk itu dirinya berharap kebijakan satu peta ini bisa mengatasi tumpang  tindih pemanfaatan lahan.

“ Kita harapkan dengan kebijakan satu peta yang hari ini siap diluncurkan nantinya perencanaan pembangunan bisa lebih akurat bukan hanya data tetapi juga peta.  Konsensi kepemilikan akan ketahuan semua. Tanah dan lahan akan diketahui siapa pemiliknya,” ucap Jokowi.

Perusahaan perizinan dengan adanya peta digital ini akan semakin dipermudah, karena tidak perlu lagi melihat lokasi.

Satu peta ini menurut Jokowi juga akan menyatukan peta-peta yang ada di kementerian sehingga ada kepastian dan konsistensi dalam membangun negara.

“ Kerjaan ini baru dimulai, oleh sebab itu kementerian dan lembaga harus segera manfaatkan kebijakan peta dalam pembangunan. Pemerintah daerah dan kementerian perlu bekerjasama menyelesaikan isu tumpang tindih. Dan daerah agar mempercepat batas  antar desa dan kelurahan,”tutup Jokowi.(Hs.Foto:Hs)

 

Related posts

Leave a Comment