Pulau Geser Menawarkan Banyak Hal Menarik Terkait Pulau, Pantai, dan Laut

Tak bisa dipungkiri sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, belum semua pulau atau wilayah Indonesia dikenal secara nasional maupun internasional. Perlu campur tangan banyak pihak untuk memajukan pariwisata Indonesia.

Mengambil contoh dari kemajuan Raja Ampat yang menjadi destinasi mancanegara, kini pemerintah daerah Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku Utara, sedang mengembangkan Pulau Geser sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi karena keindahan lautnya.

Salah satu media promosi yang dapat dilakukan adalah media sosial. Wakil DPRD Seram Bagian Timur sudah memulai langkah tersebut. Melalui akun media sosialnya, Agil Rumakat sering membagikan perjalanannya serta menunjukkan keindahan yang terdapat di Pulau Geser.
Dari unggahan tersebut, disertakan video yang menggambarkan betapa indahnya Pulau Geser yang masih terbilang alami. “Saat ini apa yang ada di Pulau Geser masih apa adanya, masih alami,” ungkapnya dalam wawancara dengan Gpriority, Selasa, 14/01/2020.

Lautnya yang luas dan airnya yang jernih membuat siapa saja ingin menceburkan diri ke laut tersebut. Bahkan, pasirnya yang putih dapat terlihat dari atas perahu yang ditumpanginya. Belum banyaknya pengunjung membuat Pulau Geser layak menjadi pelarian dari penatnya tinggal di ibu kota.

Saat ini perjalanan menunju Pulau Geser dapat ditempuh melalui jalur darat dari wilayah Balu dan hanya memakan waktu dua jam. Kemudian, wisatawan perlu menyebrang lagi selama 20 menit. “Karena daerah Geser itu daerah pulau-pulau kita bisa nyebrang dari paling ujung pulau seram kurang lebih 15- 20 menit,” ungkap Wakil DPRD SBT.

Akses yang dipermudah membuat siapa saja tertarik untuk mengunjungi Pulau Geser. “InsyaAllah dalam waktu yang tidak lama ada penambahan maskapai penerbangan sehingga bisa menarik wisatawan mancanegara ataupun dalam negeri berwisata di Seram Bagian Timur,” ujar Agil.

Terlebih, saat ini wisatawan dapat menginap di di rumah warga (homestay) yang sudah disiapkan. Sensasi yang berbeda tentunya akan dirasakan ketika fasilitas pendukung sudah mulai bermunculan.

Dalam hal ini, pemerintah daerah sedang menggaet para investor untuk memajukan pariwisata daerah. “Saat ini kami sedang mengajak investor untuk berinvestasi di bidang pariwisata sebagai peluang dan ada kemudahan yang bisa diberikan kepada mereka,” jelas Agil.

Kebanyakan mata pencaharian warga sekitar adalah nelayan. Lautnya yang masih terjaga merupakan bentuk kontribusi semua pihak. Tidak hanya nelayan yang turut berkontibusi di Pulau Geser, namun kepolisian hingga kejaksaan juga turut berkontribusi dari terjaganya ekosistem laut.
Tak lupa, nelayan yang melaut diberikan pengetahuan dalam menangkap ikan yang benar dan ramah lingkungan. “Saat ini kami mencoba menyadarkan masyarakat cara menangkap ikan yang baik dan benar tanpa melakukan ilegal fishing. Kami juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian, kejaksaan, dan pemerintah daerah,”ujarnya.

Fakta unik lainnya adalah Seram Bagian Timur mempunyai banyak pulau yang berpenghuni dan tidak berpenghuni serta mempunyai provinsi bawah laut dan banyak hal lainnya yang belum terkespos. “Kami juga punya provinsi bawah laut yang luar biasa. Kami punya padang laut terbesar di indonesia timur tapi saat ini belum terkespos. Kami punya banyak hal terkait laut, pulau, dan pantai,” Agil menjabarkan. (Mila)

Related posts