Pulau Roon, Destinasi Baru Wisata di Timur Indonesia

Yefta Siregar, Kepala Distrik Pulau Roon Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat saat festival Wondama beberapa waktu lalu yang digelar di pelabuhan Kuri Pasai, Wasior, dengan sangat antusias bercerita tentang keindahan pulau Roon dan rencananya yang juga akan menggelar festival di Pulau Roon.

Yefta mengatakan Pulau Roon memiliki daya tarik wisata, budaya, makanan khas dan religi. Bahkan, kata Yefta, tepatnya di kampung Yende terdapat gereja tua dan kitab injil yang sudah berumur ratusan tahun.

Selanjutnya Yefta menceritakan keunikan lain di Pulau Roon yakni terdapat sebuah pulau yang dihuni hewan-hewan malam dan siang seperti burung dan kelelawar yang seolah setia menjaga pulau secara bergiliran, siang dan malam. Snorkeling dan diving juga pilihan yang menarik untuk dicoba di laut Roon yang bersih, dapat melihat keindahan biota laut seperti terumbu karang dari pelbagai jenisnya.

Festival Pulau Roon

Festival Pulau Roon akan digelar 28 hingga 30 Juni 2018 mendatang, didukung Pemkab Teluk Wondama.

Dikatakan Yefta, Festival Pulau Roon diselenggarakan untuk melestarikan adat-istiadat dan budaya suku Roon, melestarikan lingkungan dan kecintaan masyarakat terhadap alam bawah laut yang berada disekitar Pulau Roon, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Roon yang pada umumnya nelayan melalui potensi pariwisata serta menjawab visi misi Bupati Teluk Wondama, yakni menuju Wondama Emas melalui peningkatan potensi wisata di Teluk Wondama khususnya Pulau Roon yang berada di dalam kawasan taman nasional Teluk Cendrawasih.

Mengenai acara yang diadakan Yefta mengatakan ada ‘fishing atraction’, tokok sagu, ‘Roon dancing atraction’, ‘sacred tour’, serta ‘underwater trip’. Yefta berharap hadirnya acara tersebut bisa mendatangkan ribuan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.##

Related posts

Leave a Comment