RSUP Persahabatan Raih 4 Sertifikat Mutu

Jakarta,Gpriority-Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian prestasi Akreditasi Nasional, RSUP Persahabatan pada Selasa sore (28/5) menggelar acara buka puasa bersama di auditorium dr. Soepandi Moekajin SpP, gedung Griya Puspa.Jakarta.

Acara sendiri dihadiri oleh sejumlah tamu undangan seperti Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), Ketua dewan pengawas RS Persahabatan Donald Pardede, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, SpOG (K), dr.Mohammad Ali Toha Mars Direktur Utama RS. Persahabatan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Direktur Utama RSUP Persahabatan dr.Mohammad Ali Toha Mars mengatakan, Perubahan budaya di RSUP Persahabatan dimulai dengan Transformasi budaya pada maret 2015, dilanjutkan akreditasi KARS versi 2002 dan pada november 2015. Dalam akreditasi tersebut RSUP Persahabatan berhasil meraih predikat lulus akreditasi KARS versi 2002 Paripurna. Transformasi budaya organisasi juga merumuskan niiai-nilai yang disepakati oleh seluruh civitas hospitalia RSUP Persahabatan yang meliputi Profesionalisme, Integritas, Kolaborasi, Kesempurnaan, dan Orientasi Pelanggan yang disingkat PIKKO. Transformasi tersebut membawa semangat baru bagi seluruh jajaran RSUP Persahabatan untuk bergerak maju lebih cepat mengejar ketertinggalan dan bahkan memimpin didepan dalam pengembangan Rumah sakit menjadi Pusat Rujukan Respirasi Nasional.

Pada tanggal 7 November 2016 Menteri Kesehatan menetapkan RSUP Persahabatan sebagai Rumah sakit Rujukan Respirasi Nasional, yang artinya bahwa Rumah sakit dipandang mampu menjadi lokomotif yang mendorong kemajuan pelayanan kasus penyakit Pernafasan di Indonesia.  Sebagai Rumah sakit Rujukan Respirasi Nasional maka RSUP Persahabatan dituntut mampu memberikan pelayanan berkualitas Internasional, maka untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan pembenahan-pembenahan baik fisik maupun sistem mengacu pada standar Internasional.

Akhirnya seluruh pimpinan dan staf RSUP Persahabatan pada bulan maret 2017 membuat komitmen bersama untuk mampu mendapatkan pengakuan internasional melalui lembaga akreditasi yang diakui baik di Indonesia maupun di mancanegara yaitu lembaga akreditasi yang sudah mendapat pengakuan dari The International Society for Quality in Health Care (ISQUA).

Usaha itupun akhirnya tercapai, pada akhir 2018 RSUP Persahabatan menjalani akreditasi di dua lembaga akreditasi yang kredibel yaitu Komisi Akreditasi Rumah sakit (KARS) dan Joint Commision International hospital accreditation (JCI) dan pada 2019 dengan kerja keras yang luar biasa dari semua jajaran pimpinan dan staf, dukungan Dewan Pengawas yang kuat, dan dukungan para pimpinan Kementerian Kesehatan, RSUP Persahabatan berhasil meraih 4 sertifikat mutu sekaligus, yaitu Lulus akreditasi JCI edisi 6, Luius Akreditasi KARS Internasional, lulus Akreditasi KARS SNARS edisi 1 Paripurna, dan Lulus ISO 9001:2015 tahun ketiga untuk pengadministrasian (Keuangan, SDM, Umum, dan Diklat). Dengan demikian maka RSUP Persahabatan saat ini adalah satu-satunya RS umum di Indonesia yang memegang 2 sertifikat akreditasi dari 2 badan akreditasi Internasional yang terakreditasi ISQUA. Yaitu KARS Internasional dan JCI.

“  Semua ini dicapai berkat program transformasi budaya yang berjalan dengan dukungan seluruh Civitas Hospitalia RSUP Persahabatan yang berkomitmen penuh untuk menjalankan pelayanan kesehatan yang berorientasi mutu dan keselamatan pasien,” ucap  dr.Mohammad Ali Toha Mars.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, SpOG (K) mengucapkan selamat kepada RSUP Persahabatan karena sudah mendapat akreditasi dari lembaga akreditasi asing dan tiga sertifikat mutu lainnya .

“  saya yakin akreditasi ini salah satu cara agar kita berubah dan menjadi yang terbaik di bidangnya. Dan prestasi ini harus terus dipertahankan,” tutup dr. Bambang Wibowo, SpOG (K). (Hs.Foto:Hs)

 

Related posts

Leave a Comment