Semarak Asia Africa Festival 2019

Dengan gerakan ritmis dan selaras, belasan penari Jaipongan yang berasal dari berbagai universitas se Bandung Raya berlenggak-lenggok di depan Wali Kota Bandung Oded M Danial beserta tamu undangan berbagai negara. Parade budaya dengan tajuk Asia Africa Festival (29/6/2019) pun secara resmi dimulai.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung berpesan agar peringatan Konferensi Asia Afrika kali ini mencerminkan perkembangan budaya, perdamaian antar bangsa dan disambut dengan penuh kegembiraan dan sukacita.
Asia Africa Festival (AAF) 2019 sendiri merupakan puncak kegiatan peringatan Konferensi Asia Afrika ke 64 yang dilaksanakan dari tanggal 26 April hingga 30 Juni 2019.
Mengusung tema “Culture for The World”, AAF 2019 berhasil menyedot perhatian ribuan warga untuk menyaksikan secara dekat parade budaya dari berbagai negara, komunitas, dan daerah di nusantara.
Mulai dari peragaan busana artistik dari Bandung Culture, Helaran Kampung Adat Cirendeu Cimahi, Paguyuban Sapedah Baheula Kota Bandung, Bebegig Sukamantri Ciamis, hingga tari-tarian, dan seni tradisi dari berbagai kota seperti Bandung, Medan, Salatiga, Pasuruan, Blitar, Bogor, dan Tasikmalaya.

Parade juga diikuti oleh peserta dari 19 negara sahabat diiringi oleh pasukan Kavaleri berkuda yang membawa bendera masing-masing negara delegasi. Terik matahari tidak menyurutkan antusiasme warga untuk menikmati berbagai sajian yang secara bergiliran terus ditampilkan. Terutama ketika Bebegig Sukamantri dari Ciamis dan Raja Dogar dari Garut beraksi.

Warga beserta tamu undangan dari berbagai negara bahkan ikut tertawa menikmati penampilan mereka. “Seru, apalagi pas liat Bebegig yang tinggi besar itu joget-joget,” kata Dila (18), seorang warga saat ditemui di lokasi.
“Itu adu domba apa gak cape gitu ya, lari-lari dengan posisi nunduk kaya gitu,” ujar Rahmat (20) sambil tertawa melihat atraksi dari Raja Dogar Garut.
Rahmat mengaku, sangat terhibur dengan parade budaya AAF 2019 kali ini. “Tidak sia-sia pagi-pagi sudah berdiri di sini untuk mendapatkan posisi terbaik,” ujarnya. Acara AAF 2019 sendiri diawali dengan solidarity walk sekitar pukul 08.30 WIB. Dipimpin Wali Kota Bandung, delegasi dari negara sahabat seperti Mesir, Sudan, Afrika Selatan, Tanzania, Tunisia, Irak, Kuwait, Maroko, Laos, Jepang, Zimbabwe, serta Palestina berjalan beriringan dari Pendopo Jalan Dalem Kaum menuju Palestina Walk yang lokasinya berdekatan dengan monumen bola dunia di Alun-alun Timur Kota Bandung.
Di lokasi tersebut, Wali Kota Bandung beserta rombongan delegasi menerbangkan belasan burung merpati putih sebagai simbol dukungan untuk kebebasan Palestina. #DianH

Related posts

Leave a Comment