SIAP MENGEMBAN AMANAH

GPriorityberhasil mewawancarai Bupati terpilih Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) periode 2016-2019 di Labuha, Sabtu (4/6). Berikut petikan wawancara Agnes Ramdyani (AR) dari GPriority dengan Bahrain Kasuba (BK).

AR: Bagaimana perasaan Bapak ketika terpilih sebagai Bupati Halmahera Selatan periode 2016-2021?

BK: Mengemban amanah dari rakyat dan juga masyarakat saya rasa cukup berat sekali. Namun karena ini amanat dari rakyat yang kurang lebih 260 ribu penduduk saya menerima. Insya Allah saya siap mengemban amanah ini.

AR: Apa program 100 hari kerja Bapak?

BK: Untuk 100 hari ini masih dalam penyusuan RPJMD (Rencana Program Jangka Menengah Daerah)  untuk program perencanaan lima tahun ke depan dan menyambut kegiatan-kegiatan yang sudah rutin tentang pembinaan mental dan spiritual. Dalam waktu dekat juga untuk memenuhi 100 hari kerja akan membagi-bagi Kartu  Halmahera Selatan Sejahtera.

AR: Bagaimana dengan program pembangunan infrastruktur di Halmahera Selatan?

BK: Program itu masuk ke dalam visi dan misi. Halsel sendiri untuk bupati definitif sudah tiga periode, periode pertama dan kedua. Dan saat ini merupakan kelanjutan pembangunan dari visi misi yang lama. Kemudian untuk percepatan pembangunan saat ini di Halsel pembangunan fisik infrastruktur saat ini sudah hampir terpenuhi. Untuk program kesehatan dan pendidikan gratis akan tetap dilanjutkan.

AR: Pak, bagaimana dengan program di bidang kesehatan, pendidikan itu kebijakannya akan seperti apa ke depan?   

BK: Saat ini kita ada kesehatan gratis. Pelayannya juga gratis. Untuk itu kami selanjutnya akan meningkatkan pelayanan fasilitas yang ada di rumah sakit dan Puskesmas. Di 30 kecamatan Alhamdulillah semua ada Puskesmas dan akan ditingkatkan menjadi rawat inap yang kini tengah dibangun. Dan kemudian ada 249 desa sudah dibangun Polindes dan juga Puskesmas pembantu (Pustu). Untuk pendidikan, kami melanjutkan program pendidikan gratis hingga perguruan tinggi. Di kami memiliki 3 perguruan tinggi dan semuanya gratis. Kemudian semua infrastruktur pendidikan yang ada di kecamatan dan juga desa tengah dibangun. Kita juga melakukan program pemuda penggerak desa. Untuk SDM-nya kami merekrut  seluruh putra dan putri terbaik di wilayah Indonesia, selanjutnya kami tugaskan mereka ke pelosok-pelosok Halsel. Dan Alhamdulillah sukses. Kalau Menteri Pendidikan punya Indonesia Mengajar kalau di sini punya Halsel Cerdas. Halsel Mengajar dan sudah berjalan selama 3 tahun. Dan di semua kabupaten, kota kamilah pelopornya. Kemudian setelah awal pelantikan, kami langsung menerima penghargaan di bidang pengelolaan keuangan terbaik di Indonesia. Kami mendapatkan urutan pertama, sehingga BPK berkata kalau Anda mau mengelola keuangan yang baik datang saja ke Halsel untuk studi banding.

AR: Bagaimana strategi Bapak untuk menarik investor luar datang ke Halmahera Selatan?

BK: Meningkatkan berbagai macam fasilitas termasuk perluasan bandara. Kemudian di sektor-sektor yang berkaitan dengan wisata akan ditingkatkan, Untuk izin baik kepada investor, pengusaha besar, menengah maupun kecil digratiskan dan dipermudah. Kemudian secara maritim karena wilayah ini merupakan kepulauan dan memiliki luas wilayah lautan lebih besar dibandingkan daratan, maka pada saat ini kita membangun tol laut dan pelabuhan. Untuk sektor pertambangan juga saat ini sedang dibangun, karena investor besar pada saat ini sudah masuk di Obi. Diupayakan target tahun 2017 sudah melakukan operasi.

AR: Dengan terpilihnya Bapak sebagai Bupati Halmahera Selatan, bagaimana dukungan ibu dan anak-anak terhadap Bapak?

BK: Iya, saya kira jabatan yang pada saat ini saya emban ini karena ada dukungan yang sangat besar dari ibu. Walaupun anak-anak masih kecil mereka mendukung sekali saya menjadi Bupati Halsel. Bahkan pada Pilkada langsung ibu mempunyai peran yang sangat besar. Ibu sendiri mengaku sangat senang sekali bapak terpilih menjadi Bupati Halsel karena ini merupakan amanah rakyat demi kemajuan Halsel. (Foto:Dok Humas Halsel)

 

Related posts

Leave a Comment