Tegel Untuk Keindahan Rumah

Jakarta,Gpriority-Elemen-elemen dekoratif untuk interior dan eksterior pada saat ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam membangun rumah. Salah satu elemen yang dimaksud adalah tegel (ubin) motif.

Namun sayangnya di Indonesia, tegel yang dihadirkan dari tahun ke tahun tidak mengalami perubahan baik dari bentuk maupun inovasi. Hal ini tentu saja akan menimbulkan kejenuhan. Sehingga suata saat nanti tegel tidak lagi digunakan untuk interior dan eksterior rumah.

Keprihatinan terhadap tegel inilah yang membuat owner Expose Concrete  Roestam Harka memiliki ide untuk membuat tegel  dengan desain dan bentuk yang berbeda. “ Bahan yang digunakan untuk membuat tegel adalah semen yang dicampur dengan beberapa elemen untuk membuat beton menjadi halus dan mudah dibentuk. Hasilnya tegel buatan saya desain dan bentuknya berbeda dengan tegel yang ada di pasaran,” kata Roestam.

Hasil buatannya kemudian diperkenalkan kepada beberapa teman yang bekerja sebagai arsitektur. Dan mendapat respon yang cukup bagus.

Tegel buatan Roestam memiliki 14 bentuk dengan  desain yang berbeda-beda. Hal inilah yang membuat konsumen tertarik menggunakan tegel buatan Roestam untuk desain interior dan eksterior rumahnya.

Roestam menjelaskan  bahwa tegel buatannya  sangat cocok sekali untuk ditempel di dinding dengan menggunakan lem kontruksi, karena mampu memberikan keindahan pada ruangan rumah. “ Lem kontruksi adalah lem yang sangat kuat khusus untuk menempel concrete (beton), kayu, tembok, logam dan benda lainnya,” ujarnya.

Selain tembok, tegel juga bisa ditempel di lantai. Untuk pemasangannya, Roestam menjelaskan sangatlah sederhana seperti menempel keramik.  Hanya yang membedakan adalah perawatannya, karena tegel membutuhkan perawatan yang sangat ekstra dibandingkan keramik.

“ Kalau keramik perawatannya mudah sekali, karena menggunakan bahan melamin, sehingga tidak menyerap air dan terkena noda. Sedangkan tegel karena sifatnya beton, jika terkena kotoran dan air maka akan menyerap. Untuk itulah jika tegel ditempatkan di dapur, tempat masak dan restoran, maka harus diprotektif (dicoating atau dipernis) dulu sehingga air dan kotoran tidak menyerap ke pori-porinya,” beber Roestam.

Coating pada tegel sendiri seperti dijelaskan Roestam ditolak banyak orang karena menurut mereka akan merusak tekstur concretenya. Hal inilah yang membuat Roestam sering memberikan saran agar menggunakan water base untuk melakukan coating pada tegel.Sebab tidak akan merusak nuansa concretenya. (Hs)

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment