TELUK WONDAMA Penguatan Akses Internet, dan Signal HP

“Berkat kerja kerasnya Bupati Bernadus A.Imburi meraih AWARD 2017 dari Kementerian Kominfo”
Beberapa tahun ke belakang salah satu yang menjadi kendala pembangunan di Kab. Teluk Wondama Prov. Papua Barat adalah masalah telekomunikasi. Merujuk pada data GPriority.
Ketika GPriority melakukan kunjungan ke Teluk Wondama crew GPriority kesulitan berkomunikasi dengan Jakarta. Padahal hubungan sangat dibutuhkan terkait koordinasi dan lain sebagainya.
Namun akhir-akhir ini berkat kinerja bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi permasalahan telekomunikasi di Teluk Wondama perlahan-lahan dapat diatasi khususnya untuk daerah-daerah terpencil dan terluar.
Berkat ide dan upayanya, sehingga Bupati Bernadus A. Imburi mendapat penghargaan AWARD 2017 dari Kementerian Kominfo, baru-baru ini.
Lebih jauh terkait AWARD 2017 yang diterima Bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi, Kepala Dinas Kominfo Kab. Teluk Wondama Max Moorin menjelaskan bahwa Kementerian Kominfo menilai bupati Teluk Wondama cukup aktif dalam upayanya mengatasi permasalahan telekomunikasi di Teluk Wondama.
Di tahun ini kebutuhan dibantu oleh pusat. Oleh daerah bantuan pusat tersebut dalam hal ini 8 BTS-nya sudah dipakai oleh masyarakat yang berada di daerah terpencil serta di hutan-hutan yang tidak terjangkau komunikasi sebelumnya. Setelah itu disusul lagi 22 BTS bantuan dari Kominfo pusat.
Setelah itu ada lagi akses internet untuk sekolah-sekolah dan juga tempat-tempat peribadatan, rumah sakit yang banyak dikunjungi masyarakat.
“Kami di Wondama dapat 34 paket ditahun ini. Jadi setelah diakumulasi kita dianggap terbanyak di Papua Barat ini, ” jelas Max.
Ada 87 titik yang diberikan bantuan oleh Kominfo pusat untuk Papua Parat. 34-nya itu diberikan kepada Teluk Wondama dan 57 dibagikan ke daerah lainnya.
Hampir di semua daerah yang berada di Teluk Wondama tertolong dengan 8 BTS dan kini masuk lagi 22 BTS. Yang pastinya bisa menambah bagus sinyal di Teluk Wondama yang terdiri dari 13 distrik.75 kampung, 1 kelurahan. 80 persen kampung itu yang termasuk daerah terisolir.
“Ini semua berkat ide Bupati Bernandus A. Imburi yang merasa bahwa semua daerah di Teluk Wondama harus bisa berkomunikasi sehingga keluarga yang jauh bisa berkomunikasi dan mengetahui kabar keluarganya, ” kata Max.
“Dahulu pegawai kami yang bertugas di daerah terpencil, hutan dan pulau terluar mengaku merasa tidak betah karena tidak adanya komunikasi sehingga jika ada keluarga yang meninggal atau terkena musibah mereka tidak mengetahuinya. Kini tidak lagi berkat adanya sinyal yang kuat di tempat mereka. Mereka jadi betah. Ini semua berkat Bapak Bupati yang mendengar Kominfo memberikan bantuan kepada Teluk Wondama, Bupati langsung proaktif sekali menyambut baik bantuan tersebut,” ungkapnya.
“Sekarang ini justru terbalik, jadi kami yang ada di distrik kota sinyal kami suka terganggu karena tengah berkonsentrasi ke daerah-daerah pelosok dan terluar. Dan Puji Tuhan mereka sekarang tidak mengalami gangguan signal. Ini bisa terjadi karena BTS disarankan ditempatkan di daerah yang tidak ada signal. Mungkin ke depan kami akan menambahkan BTS di dalam kota agar signalnya semakin kuat,” jelasnya.
Provider di Teluk Wondama sementara ini yang ada baru Telkomsel. Koneksi internet di dalam kota pun sudah mulai jalan. Ada fiber optik yang masuk dan sudah disurvey dan mungkin bulan Agustus mulai pengerjaannya.
Diperkirakan Tahun 2018, 3g dan 4g bisa masuk di Teluk Wondama. Palapa Ring rencanya juga mau masuk.
Terkait dengan penghargaan seperti dijelaskan Max Moorin diharapkan bisa menjadi motivasi bagi Kominfo Teluk Wondama supaya lebih mencintai lagi masyarakat sekitar yang belum tersentuh telekomunikasi supaya kita bisa melayani mereka agar bisa menikmati telekomunkasi.
“Bapak Bupati merasa bersyukur sekali karena Tuhan bisa memberi kami kesempatan baik ini di Teluk yang terpencil bisa mendapat perhatian dari pusat, ” pungkas Max.(GP-3.foto: Doni Kominfo/GP/Ist)

Related posts

Leave a Comment