Teluk Wondama Raih Penghargaan KPU/USO Dari Kominfo

KPU/USO merupakan program pemerataan pembangunan telekomunikasi dan informatika yang diprioritaskan di daerah terluar/perbatasan, desa tertinggal, desa terpencil, daerah rintisan dan daerah yang tidak layak secara ekonomis serta wilayah yang belum terjangkau akses dan layanan telekomunikasi. Menteri Komunikasi dan Informati (Menkominfo) Rudiantara menyatakan bahwa KPU/USO merupakan kebijakan affirmative Pemerintah untuk menghadirkan layanan tekomunikasi broadband ke seluruh pelosok Indonesia yang bersifat Indonesia Centris, jadi tidak lagi Java Centris. Di samping itu, dengan program affirmative ini diharapkan layanan telekomunikasi di manapun tersedia dengan mengedepankan afordabilitas masyarakat tehadap layanan serta tetap menjaga sustainabilitas industri telekomunikasi agar senantiasa mampu memberikan layanan yang berkualitas.
Program teledensitas KPU/USO dilakukan dengan penguatan dari sisi supply dan demand side sehingga gelaran pembangunan TIK tidak hanya mencakup penyediaan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan ekosistem TIK. Penyelarasan tersebut agar terjadi peningkatan adopsi dan e-literasi oleh masyarakat untuk memanfaatkan TIK sebagai pendukung utama aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat, yang tentunya secara strategis untuk memenuhi amanat Nawa Cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai informasi, pendanaan KPU/USO merupakan anggaran dari kontribusi penyelenggara jaringan/jasa telekomunikasi yang diperoleh dari pendapatan kotor perusahaan. Sejak tahun 2006, pengelolaan anggaran KPU/USP dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Layanan Umum (BLU) yang kini bernama Badan Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BPPPTI). Kesuksesan program KPU/USO merupakan sinergi dari masyarakat Indonesia sebagai pelanggan layanan telekomunikasi, fasilitasi penyedia jaringan/jasa telekomunikasi, dan penetapan koridor pembangunan oleh pemerintah, di mana hasil dari sinergi tersebut kembali dirasakan oleh masyarakat di wilayah-wilayah prioritas USO.

Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas kesuksesan program KPU/USO, Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tanggal 25 Juli 2017 di Jakarta menyelenggarakan Malam Penghargaan dan Apresiasi KPU/USO 2017 kepada mitra kerja yang terus mendukung keberhasilan pembangunan telekomunikasi dan informatika melalui program KPU/USO. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kominfo Rudiantara, memberikan penghargaan kepada beberapa mitra kerja yang dinilai berhasil dalam program KPU/USO salah satunya adalah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Teluk Wondama mendapatkan penghargaan Kabupaten Kerbaik dalam Pembangunan Telekomunikasi Seluler.

Menurut Bupati Teluk Wondama, Bernadus A Imburi, Pembangunan telekomunikasi dan informatika harus diprioritaskan. karena Kabupaten Teluk Wondama adalah daerah teluk yang terdalam, daerah tertinggal, daerah terpencil, daerah terisolir. Kampung yang tidak layak secara ekonomis serta wilayah yang belum terjangkau akses dan layanan telekomunikasi.

Untuk itulah begitu mendengar Kominfo akan memberikan bantuan BTS kepada Teluk Wondama, beliau antusias membantu dalam proses realisasi pembangunan infrastuktur telekomunikasi melalui pembanguan BTS Blankspot di setiap kampung yang ada di Kabupaten Teluk Wondama.

“Pada tahun 2016 kami mendapatkan bantuan 9 BTS Blankspot. Tahun ini 2017 kami dapat 20 site BTS Blankspot yang dipasang di 20 kampung yang terletak di daerah pesisir,” ucap Bernardus.

Lebih lanjut dikatakan oleh Bernardus, hasilnya, Teluk Wondama kini semakin kuat sinyal teleponnya.(GP)

Related posts

Leave a Comment