Terkait Dengan Percepatan Infrastruktur, DPRD SBT Datangi KemenPUPR

Jakarta,Gpriority-Usai audiensi, Arobi Kelian, S.Sos yang menjadi ketua tim kunjungan DPRD Seram Bagian Timur (SBT) ke KemenPUPR pada rabu siang (8/8) memberikan apresiasi kepada tim KemenPUPR. Pasalnya di tengah acara raker internal dan rakor di Makasar, mereka masih menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan DPRD SBT.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD SBT yang terdiri dari Ketua DPRD SBT Agil Rumakat, Noer Astomo Soewardi SE, Risman Sibualamo, SE, Husean Kelilauw, SE, Arobi Kelian,S.sos, Irianto Rumadar, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat SBT, Beder Azis Alkatiri, Ir. Bunyamin Tjiu menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat SBT seperti jalan, jembatan, perumahan yang tidak layak huni dan sebagainya.

Pernyataan-pernyataan DPRD SBT ini mendapat respon yang sangat baik dari KemenPUPR. “ Respon yang diberikan KemenPUPR menurut saya merupakan bentuk perhatian.Kami sangat berterima kasih karena pemerintah telah memberikan perhatian kepada kami,” tutur Arobi Kelian.

Ketua DPRD SBT Agil Rumakat seusai acara mengatakan bahwa Audiensi ini diadakan agar pemerintah pusat mengerti tentang kondisi sesungguhnya di SBT. “ Tadi telah banyak disampaikan oleh teman-teman DPRD mengenai apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat SBT terkait infrastruktur. Dan Alhamdulillah mereka meresponnya dengan baik,” ucap Agil Rumakat.

Mengenai transportasi darat di SBT, Agil Rumakat mengatakan adalah suatu hal yang sangat menjadi kendala karena masih banyaknya daerah yang terisolasi. “ Untuk membangun semuanya dengan menggunakan dana APBD rasanya sangat mustahil, karena terbatasnya anggaran. Untuk itulah bantuan dari Pemerintah Pusat melalui KemenPUPR ini sangat diharapkan,” kata Agil Rumakat.

Terkait dengan perumahan yang ada di SBT, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat SBT, Irianto Rumadar mengatakan meskipun baru dibentuk di akhir Desember 2017, Dinas Perumahan Rakyat langsung melakukan pekerjaan yang diberikan oleh Bupati. Hasilnya di tahun 2017 SBT mendapat bantuan perumahan swadaya. Di tahun 2018, melalui program prioritas nasional, SBT mendapatkan bangunan rusunawa yang diperkirakan 31 Desember sudah bisa ditempati. Untuk tahun 2019, Dinas Perumahan Rakyat sudah mengusulkan perumahan khusus.

Mengenai pertemuan dengan KemenPUPR, Irianto Rumadar mengatakan sangat berkesan karena mendapat sentuhan dari KemenPUPR terkait dengan pembangunan perumahan di SBT.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment