Warisan Satu Satunya Pameran Yang Memberikan Garansi Batik Asli

Jakarta, Gpriority-Warisan diadakan oleh Mediatama Bina Kreasi bertujuan untuk menjaga seni, budaya bangsa, sebagai agrobisnis sekaligus memberikan edukasi mengenai batik.

“Warisan yang digelar pada 22 hingga 25 Agustus di Cendrawasih Hall JCC Senayan Jakarta juga satu satunya pameran yang memberikan garansi bahwa batik dan mutiara yang dipamerkan adalah asli,” ucap Umi Noor Wijiati Direktur PT. Mediatama Bina Kreasi saat konferensi pers yang berlangsung di Galeri Kaya Grand Indonesia, Jakarta pada Rabu (14/8).

Komaruddin selaku Kurator Batik mengatakan, pameran warisan ini berjalan dengan baik menuju yang keempat. ” Setiap pameran warisan kita memiliki tema tertentu. Karena bangsa Indonesia memiliki ribuan ragam hias batik. Untuk tahun ini kita menampilkan motif gurdo. Karena motif gurdo melambangkan kejantanan dan sebuah keterbukaan,” ucapnya.

Tahun ini merupakan 10 tahun pengakuan batik Indonesia dari Unesco. Hal ini bisa terjadi berkat kerja keras dari teman-teman semua. Sehingga setiap lima tahun sekali melalui Dikti bisa melaporkan perkembangan batik ke Unesco.

Meskipun tahun ini batik mengalami penurunan, namun dengan adanya pameran warisan ini batik bisa semakin semarak lagi. “Memang banyak batik,namun banyak batik tekstil dan ini yang menjadi problem pengrajin batik. Tugasnya kurator adalah meyakinkan batik yang dijual adalah asli,” pungkasnya.

Ratna Zuhri Kurator mutiara juga mengatakan, mutiara suatu gamestone yang asli yang tidak bisa dirubah. “Kita bersyukur di negara ini penghasil mutiara terbesar di dunia.sayangnya banyak yang tidak memahami dan membedakan, karena yang beredar dipasaran merupakan barang impor,” tukasnya.

Ratna sendiri bersyukur dengan adanya pameran Warisan ini mampu mengedukasi pengunjung terkait mutiara. “Mutiara asli Indonesia harganya mahal dan tidak mudah rusak,” jelasnya.

Ratna juga menghimbau, bagi generasi millenial kalau boleh memberikan saran agar mas kawinnya adalah mutiara. Sebab mutiara juga sangat bagus dijadikan mas kawin yang bernilai tinggi.

Terkait dengan lomba, Umi menjelaskan untuk warisan yang keempat ada perbedaan yakni lomba teknik menata kain tanpa membuat pola dan menjahit. Worskhop kepada siswa SMK di kantor mediatama dan banyak acara menarik lainnya.

Untuk tiket masuk harganya Rp.100 ribu namun bila masuk menggunakan batik atau menggunakan tenun bisa gratis.(Hs.Foto:Hs)

Related posts