Wonderful Indonesia Digital Tourism 4.0

Jakarta,Gpriority-“Wonderful Indonesia Digital Tourism (WIDT) 4.0 ‘Transforming Tourism HR to Win The Global Competition in The Industry 4.0 Era” merupakan tema yang diangkat dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pertama yang berlangsung di Hotel Sultan pada kamis dan jum’at (28 Februari hingga 1 maret).

Rakornas dibuka oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Dalam sambutannya,Menpar Arief mengatakan program Go Digital menjadi salah satu program strategis kemenpar dalam upaya memenangkan pasar di era industri 4.0. “Saat ini sudah terjadi perubahan perilaku pasar yang bergeser ke arah digital. Suka atau tidak kita harus mengikutinya,” ucap Menpar Arief.

Perubahan perilaku pasar yang digerakkan kaum milenial dan juga wisatawan mancanegara menurut Arief sangat mempengaruhi pangsa pasar di dunia pariwisata. Hal inilah yang harus diikuti oleh para pelaku pariwisata di Indonesia,sehingga pariwisata di Indonesia tetap dikunjungi oleh banyak wisatawan.

“Generasi Milenial pada saat ini gemar berpariwisata.Dan berdasarkan catatan dari para pelaku industri Pariwisata sudah mencapai 50 persen. Peluang inilah yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku pariwisata, sehingga target 275 juta wisatawan nusantara (wisnus) bisa tercapai,” ucap Arief.

Cara melakukannya menurut Arief, yakni menerapkan digital tourism. Pasalnya generasi milenial selalu menggunakan teknologi untuk mencari tempat wisata di Indonesia.

Tidak hanya milenial, wisatawan mancanegara (wisman), menurut Arief juga menggunakan teknologi untuk mencari tempat wisata yang akan dikunjungi. ” Hal inilah yang menjadi acuan Kemenpar untuk mengangkat digital tourism dalam Rakornas Pertama Kemenpar,” jelas Arief.

Mengingat digital tourism sangat penting dalam kemajuan pariwisata di Indonesia, Tenaga Ahli Bidang Manajemen Strategis Kemenpar Priyantoni Rudito menjelaskan bahwa Kemenpar menghadirkan pembicara yang sangat berkompeten dalam industri 4.0, seperti Head of ICT Center of Education Kemendikbud Gogot Suharwoto, Sekjen Kemendes PTT Anwar Sanusi dan Dirjen Aptika Kominfo.
Mengenai jumlah peserta, Priyanto mengatakan diikuti 500 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, industri pariwisata, pemerintah, komunitas dan media.

Priyanto juga mengatakan, selain talkshow, penandatangan MoU dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan penguatan penetrasi pasar Pariwisata Indonesia serta launching Program One GM One SMK oleh Menpar Arief juga dihadirkan dalam Rakornas pertama.

Program One GM One SMK menurut Priyanto merupakan sebuah program yang dibuat Kemenpar untuk meningkatkan SDM pariwisata dalam menyambut era Industri 4.0.(Hs)

Related posts

Leave a Comment