Satu Pasien Positif Corona di Batam Meninggal Dunia

Satu Pasien Positif Corona di Batam Meninggal Dunia

BATAM,Gpriority- Pasien ketiga yang positif virus corona (Covid-19) di Kepulauan Riau meninggal dunia pada Minggu (22/03/2020). Korban merupakan seorang pendeta perempuan berinisial S berusia 51 tahun. Sebelumnya sempat diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batu Aji, Batam. Diketahui Pendeta S merupakan Ketua Majelis Jemaat GPIB Bahtera Hayat, Batam. Dari pelacakan yang dilakukan tim penanganan corona sebelumnya, Pendeta S sempat menghadiri seminar GPIB se-Indonesia di Aston Hotel Bogor. Dalam seminar itu dihadiri perwakilan gereja dari beberapa daerah di Indonesia pada 25-28 Februari 2020. Mengingat semakin mewabahnya Covid-19, sejumlah pengusaha…

Read More

Positif Corona Bertambah 107 Kasus Positif Corona Menjadi 686

Positif Corona Bertambah 107 Kasus Positif Corona Menjadi 686

Jakarta,Gpriority-Juru bicara pemerintah soal penanganan corona di Indonesia, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Selasa (24/3) mengatakan. ada penambahan konfirmasi positif sebanyak 107 kasus. Sehingga total 686, sedangkan yang meninggal sebanyak 55 orang dan yang sembuh 30 orang. Ahmad melanjutkan kasus positif Corona, per Selasa (24/3), itu antara lain berasal dari Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11). Kemudian Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau…

Read More

Dirjen Imigrasi: WNA Tidak perlu Melakukan Perpanjangan Ijin Tinggal Akibat Covid-19

Dirjen Imigrasi: WNA Tidak perlu Melakukan Perpanjangan Ijin Tinggal Akibat Covid-19

Jakarta,Gpriority-Warga Negara Asing (WNA) yang tidak bisa kembali ke negaranya karena pandemi covid-19 tidak perlu melakukan perpanjangan ijin tinggal ke kantor imigrasi. Direktorat Imigrasi mengeluarkan kebijakan yakni perpanjangan tinggal otomatis bagi WNA yang tinggal di Indonesia setelah 5 februari 2020. Kasubag Humas Dirjen Imigrasi Ahmad Nursalim mengatakan,” WNA tidak perlu datang ke kantor imigrasi apabila ijin tinggalnya sudah habis.Selain itu bagi WNA yang sudah melebihi ijin tinggal di Indonesia akan diberlakukan biaya beban 0 allias tidak dikenakan biaya.”(Hs)  

Read More

Ahli Waris dan Jaminan Hidup Korban Covid 19 Mendapat Santunan Pemerintah

Ahli  Waris dan Jaminan Hidup Korban Covid 19 Mendapat Santunan Pemerintah

Jakarta,Gpriority- Covid 19 termasuk bencana non alam yang mendapat penanganan serius dari pemerintah termasuk mereka yang kehilangan anggota keluarganya. Di Kemensos terdapat unit yang menangani bencana non alam yaitu Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial yang berada dibawah Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial. “Kemensos menyiapkan 15 juta perjiwa yang meninggal karena covid 19”, tegas Mensos Julian Batubara Mensos menghimbau agar Dinas Sosial Provinsi dan Dinas/Instansi Sosial Kabupaten/Kota mengidentifikasi data individu yang telah dinyatakan positif dan yang dirawat di Rumah Sakit termasuk yang meninggal dunia. Sementara Dirjen. Perlindungan dan Jaminan…

Read More

APD Hanya Sekali Pakai

APD Hanya Sekali Pakai

Jakarta,Gpriority- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan kenapa tenaga medis selalu kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan pasien covid-19. Hal itu dikarenakan resiko penyebaran virus dan tingkat kontaminasi yang tinggi. Dijelaskan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB IDI) Daeng M Faqih pada Senin (23/3/2020), APD itu hanya sekali dipakai. Setelah dipakai, langsung dibuang dan dihancurkan. Dalam hal ini, ketika melayani kembali pasien lain, tenaga medis mengenakan APD yang baru. Tak ayal, APD pun sangat dibutuhkan dalam jumlah besar. “Perhitungan normalnya kalau ada tiga shift kerja, masing-masing 8 jam atau dua…

Read More

Tukang Ojek,Taksi Online Serta Usaha Kecil dan Menengah Diberi Keringanan Cicilan

Tukang Ojek,Taksi Online Serta Usaha Kecil dan Menengah Diberi Keringanan Cicilan

Jakarta,Gpriority-Penyebaran virus corona yang begitu cepat berdampak pada ekonomi kerakyatan. Hal inilah yang disadari betul oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).Jokowi bahkan mengaku kerap mendapat keluhan dari para sopir taksi online dan tukang ojek yang punya kredit motor dan mobil. Untuk itulah Presiden Jokowi berjanji akan memberikan kelonggaran kepada sopir taksi online dan tukang ojek  dalam pembayaran cicilan kendaraan.Selain itu Jokowi juga memberikan kelonggaran cicilan pada usaha kecil dan menengah. “Para pengusaha yang melakukan kredit di bawah RP.10 milyar akan diberikan penundaan cicilan selama satu tahun dan juga penurunan bunga.(Hs)

Read More