2,4 TRILIUN ANGGARAN MENTAN MINTA DIPANGKAS

Jakarta,gpriority-Anggaran Rp.2,4 triliun untuk kegiatan-kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung kepada petani diminta oleh Komisi IV DPR RI untuk dipangkas Kementerian Pertanian.

Hal ini dikatakan komisi IV DPR RI pada Kamis (23/4) usai mengadakan rapat kecil bersama Kementan guna membahas refocusing kegiatan dan realokasi anggaran kementerian pertanian tahun 2020 dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam rapat yang berlangsung hampir 6 jam tersebut, ketua komisi IV DPR RI Sudin mengatakan , komisi IV melihat masih adanya anggaran yang tidak sesuai dengan arahan presiden terkait dengan arahan presiden terkait dengan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Sudin meminta Mentan agar melakukan pemotongan anggaran sebesar Rp.2,4 triliun untuk kegiatan-kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung kepada petani salah satunya adalah memotong kegiatan perjalanan dinas, rapat, dan seminar serta kegiatan lainnya yang tidak menjadi prioritas sebesar 50 persen dari Pagub. Sebelumnya Mentan telah mengusulkan realokasi anggaran sebanyak Rp.1,85 triliun untuk penanganan dampak Covid-19 ini.

Selain itu komisi IV DPR RI juga meminta kegiatan padat karya diintegrasikan menjadi 1 program yaitu kegiatan padat karya ketahanan pangan dengan total anggaran sekitar Rp.1,1 triliun. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan kegiatan padat karya dapat rata di seluruh wilayah di Indonesia.

Hal lainnya yang diminta komisi IV DPR RI ke kementerian pertanian RI yakni komisi IV meminta untuk melakukan realokasi anggaran untuk kegiatan pengembangan komunitas kedelai dengan komunitas kacang lainnya yang memiliki potensi pasar yang baik.

Kemudian mengrealokasikan anggaran pengadaan pupuk organik yang tersebar di beberapa lokasi exelon 1 serta meminta agar hasil evesiensi dialokasikan untuk meningkatkan volume pada kegiatan prioritas eksisting yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani seperti pembelian gabah, bantuan pangan, bantuan benih, bantuan alat pertanian dan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana pertanian.(Hs)

Related posts