5 Kapal Ikan Asing Ditangkap KKP

Jakarta,gpriority- Wabah covid-19 tidak membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mengendorkan pengawasan terhadap keamanan di tengah laut.

Hasilnya,Kapal Pengawas Perikanan dalam jangka waktu kurang dari dua minggu sejak penangkapan dua kapal ikan asing Vietnam di Laut Natuna Utara, kembali menangkap lima kapal pelaku pencurian ikan di kawasan perairan nasional.

“Kapal Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP kembali melakukan penangkapan terhadap lima kapal ikan asing ilegal pada hari Sabtu (11/4). Lima kapal tersebut terdiri dari tiga kapal berbendera Filipina dan dua kapal berbendera Vietnam,” tutur Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/4).

Keseluruhan tangkapan ini menambah panjang daftar pelaku pencurian ikan yang ditangkap oleh pemerintah RI. Total sudah 24 kapal ikan asing yang telah ditangkap terdiri dari 12 kapal berbendera Vietnam, tujuh kapal berbendera Filipina dan lima kapal berbendera Malaysia.

Ia mengemukakan, lima kapal pelaku pencurian ikan tersebut ditangkap dari dua sektor operasi, yaitu Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 711-Laut Natuna dan WPP-NRI 716-Laut Sulawesi.

Lebih lanjut Menteri Edhy juga menjelaskan, bahwa penangkapan tersebut dilakukan tiga Kapal Pengawas Perikanan milik Ditjen PSDKP-KKP yaitu KP. Orca 01 dan KP. Orca 04 yang melakukan operasi di WPP-NRI 716-Laut Sulawesi serta KP. Orca 02 yang melakukan operasi di WPP-NRI 711-Laut Natuna Utara.

Keseluruhan operasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pemantauan dan Operasi Armada yang memantau langsung operasi penyergapan secara terus menerus selama 24 jam.(Hs)

 

Related posts