Megenal Tarian Dewi Seribu Tangan

Warga Tionghoa kerap disuguhi penampilan tarian khas bernama Tari Dewi Seribu Tangan dalam setiap gelaran acara. Tarian Seribu Tangan atau dalam Bahasa mandarin disebut Qian Shou Guan Yin dulu dikenal sebagai tarian yang disuguhkan untuk hiburan kaisar. Kini, tarian tersebut bisa dinikmati oleh siapa saja terutama saat hari-hari besar masyarakat Tionghoa. Tarian ini juga sempat dihadirkan diatas panggung Pasar Taon Baroe di Kota Kasablanka pada 2018 silam. Tarian Dewi Seribu Tangan mengimplementasikan sebuah keindahan dalam kehidupan. Karena terlahir pada zaman kerjaan Tiongkok, membuat alunan musik yang menyertainya lebih terdengar “kasar”,…

Read More

Paksian, Pakaian Adat Pengantin Bangka Belitung

Pakaian Paksian merupakan pakaian adat pengantin yang berasal dari kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Pakaian untuk mempelai wanita adalah baju kurung merah yang biasanya terbuat dari bahan sutra atau beludru yang pada masa awal disebut baju Seting dan kain yang dipakai adalah kain besusur, kain lasem, atau disebut juga dengan nama kain cual. Bagian kepala memakai mahkota yang dinamakan Paksian. Mempelai laki-laki memakai sorban yang disebut sungkon. Pakaian ini memiliki pengaruh dari China dan Arab. Menurut keterangan, baju pengantin perempuan berasal dari negeri China. Konon, menurut cerita ada saudagar dari Arab…

Read More

Mengenal Kain Tenun Songke Manggarai Nusa Tenggara Timur

Indonesia merupakan negara kaya akan budaya. Mulai dari kuliner, tarian hingga kain tradisional. Kain tradisional dari berbagai daerah dengan karakteristik tersendiri membuktikan bahwa Indonesia kaya akan keberagaman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia telah menetapkan sebanyak 33 jenis kain tradisional sebagai warisan budaya. Batik salah satunya yang sudah popular hingga di level mancanegara. Namun yang tidak kalah populernya adalah adanya kain songket, tenun, ulos dan beberapa jenis kain langka yang sudah sulit ditemui. Berbicara soal kain tenun, Nusa Tenggara Timur salah satunya memiliki banyak ragam tenun ikat. Salah satunya adalah Songke.…

Read More

Mengenal Sejarah Makam Sultan Aceh Muhammad Daud Syah di TPU Kemiri

Siapa sangka di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemiri Rawamangun, Jakarta Timur ini terdapat beberapa makam dari Pemimpin Aceh. Salah satunya, Sultan Muhammad Daud Syah yang merupakan sultan terakhir kerajaan Aceh Darussalam yang berkuasa pada 1874-1923. Mengenal sejarah Sultan Muhammad Daud Syah, Sultan Daud lahir pada tahun 1871, dua tahun sebelum Belanda menyerang Aceh pada 26 Maret 1873 M. Pada usia tujuh tahun, dia diangkat sebagai sultan Aceh di Masjid Indrapuri pada Kamis, 26 Desember 1878 M, menggantikan Sultan Alaidin Mahmudsyah (1870-1874) yang meninggal pada 28 Januari 1874 karena wabah kolera…

Read More

Mengenal Suku Sekak Bangka Belitung yang Hampir Punah

Suku Sekak, merupakan suku tua yang hidup di Pulau Bangka dan Belitung. Mereka berbaur dengan Suku Melayu, Tionghoa, Bugis dan Buton. Suku Sekak di Pulau Semujur yang kini menetap di Desa Baskara Bakti, sejak 1973-1974 tidak lagi menetap di laut, dan sejak 2009 sebagian besar tidak mencari ikan. Saat ini sebagian besar masyarakat Suku Sekak bekerja untuk penambangan timah rakyat. Lahan yang dulunya diberikan pemerintah untuk perkebunan dan pertanian sebagian besar sudah dijual yang kemudian menjadi perkebunan, seperti perkebunan sawit. Mereka ingin kembali melaut. Pada 1973-1974, setelah Suku Sekak pergi,…

Read More

Tradisi Unik Dihari Peh Cun

Peh Cun merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh etnis Tionghoa, jatuh pada hari 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Tradisi ini juga biasanya disebut dengan hari Bakcang. Seperti diketahui hari Peh Cun tahun 2021 jatuh pada Senin (14/06). Tradisi makan bakcang sendiri sudah ada sejak zaman Qun Chiu (722 SM – 481 SM). Bakcang melambangkan nasi atau beras bungkus yang dilempar ke sungai. Bakcang dibungkus dengan daun membentuk runcing seperti tanduk sapi. Keempat sisinya melambangkan arti dan harapan baik. Berikut beberapa tradisi unik yang biasa dilakukan saat hari Peh Cun:…

Read More

Sejarah Masjid Jamik Pangkalpinang

Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki banyak bangunan bersejarah. Salah satunya adalah tempat beribadah umat muslim, Masjid Jamik yang terletak di pusat kota Pangkalpinang. Masjid yang dibangun menggunakan tanah wakaf pada tahun 1936 itu menjadi representasi kuatnya budaya gotong royong nenek moyang. Masjid Jamik dulunya berupa bangunan kayu sebagimana lazimnya bangunan tempo dulu. Kemudian dilakukan renovasi dan perluasan menggunakan materail batu dan semen yang dianggap lebih kokoh. Dalam proses pembangunan itu sumbangan mengalir dari berbagai pihak. Termasuk dari kalangan etnis Tionghoa yang beragama non muslim. Kubah pertamanya dibangun dari…

Read More