Adu Jantan Lewat Tari Beripat Khas Belitung

Indonesia terkenal akan kesenian dan budayanya. Setiap daerah memiliki kebudayaan dengan ciri khasnya tersendiri. Salah satunya di Bangka Belitung. Untuk yang berasal dari luar Belitung, mungkin akan sedikit asing dengan Tari Beripat. Tari Beripat adalah sebuah kesenian pertunjukan masyarakat Belitung untuk menunjukkan kejantanan seorang lelaki dengan cara saling memukul menggunakan senjata rotan. Ripat berarti memukul, dan gong adalah alat musik pengiring tarian. Penilaian dilakukan dengan melihat siapa yang paling sedikit mendapatkan bekas pukulan maka dia lah pemenangnya. Tujuan awal permainan ini, selain untuk mempererat hubungan antar kampung, juga untuk memupuk sportivitas. Tari…

Read More

Suku Talang Mamak Hidup Menyatu Dengan Alam

Suku Talang Mamak merupakan satu dari lima suku asli yang telah ada sejak dahulu di Riau. Suku ini tergolong tua bersama keempat suku lainnya yakni Suku Laut, Suku Bonai, Suku Sakai, dan Suku Akit. Data Aliansi Masyarakat Adat (AMAN) pada 2015 menyatakan populasi penduduk Suku Talang Mamak 18.000 jiwa. Suku Talang Mamak tersebar di empat kecamatan yaitu : Kecamatan Batang Gangsal, Cenaku, Kelayang dan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Dan satu kelompok berada di dusun Semarantihan, Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumai, Kabupaten Tebo, Jambi. Secara umum, kehidupan suku Talang Mamak…

Read More

Pameran Tetap GNI Resmi Dibuka Secara Virtual

Jakarta,Gpriority- Maret 2021, Galeri Nasional Indonesia kembali menggelar pameran karya seni. Kali ini karya seni yang dipamerkan adalah hasil karya para pelukis yang menjadi koleksi tetap GNI. “Kami memamerkan karya-karya penting yang dipajang di pameran tetap. Di saat pandemi seperti saat ini, kami ingin mencoba bersapa kepada kawan-kawan yang ada di mana pun juga. Kalau tidak bisa fisik, dengan cara virtual seperti ini pun bisa,” tutur Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto, saat membuka tur virtual pameran tetap koleksi GNI, Rabu (17/3/2021). Ya, untuk tahun ini GNI menggelarnya secara virtual, perpanjangan…

Read More

Nasib Seniman Musik Setelah Hotel Terpuruk Karena Pandemi

Tak dapat dipungkiri,seniman musik menjadi salah satu yang terdampak akibat Covid-19. Hotel dimana mereka tampil terpaksa tidak menggunakan jasa mereka dahulu mengikuti anjuran pemerintah. Menghadapi situasi seperti ini seniman musik seperti dituturkan Nindiani, penyanyi asal Sukabumi terpaksa harus memutar haluan.Ini dilakukan agar dapur tetap mengebul. ” Jujur saja sebelum pandemi, pendapatan kami lumayan,karena bisa manggung dari hotel satu ke hotel lainnya. Namun saat pandemi tiba dan hotel ditutup kami pun terkena imbasnya. Begitu pula setelah hotel diijinkan kembali buka kami masih belum diperbolehkan tampil dikarenakan penyebaran Covid-19 yang masih melanda…

Read More

Hari Dewi Kuan Yin Mencapai Kesempurnaan

Umat Buddha di seluruh dunia pasti mengenal Dewi Kuan Yin. Sosok yang lembut, bersahaja, welas asih terhadap segala makhluk. Dewi Kuan Yin semasa hidupnya sangat suka menolong orang-orang yang sedang kesusahan. Beliau memiliki 12 ikrar besar yang salah satunya adalah jika seluruh umat manusia tidak bisa kembali ke surga, maka bertekad untuk tidak menjadi Buddha. Karena ketulusan hati dan kekuatan dari ikrar tersebut, meskipun masih banyak umat manusia yang berbuat kejahatan yang membuat mereka terperosok ke neraka, Beliau sudah menjadi Buddha.  Dewi Kuan Yin seumur hidup tidak menikah dan mendedikasikan…

Read More

Nilai Filosofis Rumah Adat Bolon Suku Batak

Rumah Adat Bolon merupakan rumah adat Suku Batak, Sumatera Utara. Rumah dengan ketinggian mencapai 1,7 meter ini dulunya digunakan sebagai tempat tinggal para raja. Namun seiring perubahan zaman, rumah ini banyak dibangun sebagai tempat tinggal masyarakat suku Batak. Rumah adat Bolon berbentuk rumah panggung, tujuannya agar bagian kolong dari rumah ini bisa digunakan untuk tempat pemeliharaan hewan seperti ayam atau kambing. Uniknya karena berbentuk rumah panggung, untuk dapat masuk ke rumah adat ini harus menggunakan tangga. Tangga yang menuju rumah ini terletak di tengah bangunan, dengan maksud jika tamu masuk ia…

Read More

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bangka Tengah Gelar Sembahyang Arwah Leluhur

Di depan rumahnya, seorang warga Tionghoa di Desa Semujur, Pangkalan Baru, Bangka Tengah melakukan sembahyang untuk para arwah leluhur. Dilakukan dengan serba sederhana, bergantian dengan istri dan anaknya memanjatkan doa. Meskipun dilakukan dengan sederhana, tapi tak mengurangi kekhusyukan sembahyang untuk arwah leluhur. Hampir semua warga Tionghoa di daerah itu melaksanakan tradisi sembahyang tersebut. Bagi warga Tionghoa di Bangka, tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Biasanya satu hari menjelang Hari Raya Imlek. Sebagai informasi, Hari Raya Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. “Satu hari menjelang Hari Raya Imlek,…

Read More