Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Jadi Kunci Keberhasilan Memasuki Era Produktif dan Aman Covid-19

Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru  Jadi  Kunci Keberhasilan Memasuki  Era Produktif dan Aman Covid-19

Saat ini sejumlah daerah telah menerapkan tatanan kenormalan baru dengan melakukan inovasi-inovasi agar ekonomi kembali bangkit, produktif dan tetap aman di masa Covid-19. Berangkat dari kondisi itu, digelarnya Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harapannya, lewat lomba ini, daerah bisa membuat protokol sekaligus simulasi new normal yang dapat dilihat semua orang dengan cara membuat video, demikian dijelaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan sambutan di acara penganugerahan Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru di Gedung C Kemendagri, Senin (22/6). Lomba inovasi tersebut dibagi menjadi…

Read More

Nasib Hidup Penjual Gula, Tak Semanis Gulanya

Nasib Hidup Penjual Gula, Tak Semanis Gulanya

Kehidupan penjual gula aren saat pandemi dan nasib yang menimpanya. Bayu tak cukup mencicipi gula untuk merasakan hidup manis yang mulai kritis. Kiprah Sebagai Penjual Gula Sepuluh tahun bukan waktu yang sebentar bagi Bayu Saputra (40). Sudah satu dekade ia menjadi penjual gula aren asal kampung Cipurun, Lebak selatan, Banten. Selama itu pula ia menggantungkan hidup pada manisnya gula. Ia dipercaya menyuplai gula aren ke salah satu perusahaan produk herbal terdepan di Ibukota, PT Mahkotadewa Indonesia. Sebelum masa pandemi, dalam sebulan, minimal, Bayu bisa mengirim 500 kg lebih gula aren….

Read More

Jepri Berjuang di Tengah Pandemi

Jepri Berjuang di Tengah Pandemi

Waktu telah menunjukan pukul tiga sore, langit mulai mendung, awan kelabu berarak mengiring. Jepri (24) melihat polos ke angkasa. Raut cemas terbesit di wajahnya. Sore itu, Senin (28/4), Jepri, warga Ciapus, Bogor, duduk termenung sambil mengawasi dagangannya. Tidak banyak pelanggan yang membeli dagangannya, yakni es kelapa muda. “Seperti hari-hari biasa semenjak datangnya virus corona yang menyebabkan lockdown dalam segala aktifitas jualan es kelapa saya sangat menurun,” tuturnya. di Jalan Batu Gede Ciapus. Ia mengeluhkan adanya pembatasan aktivitas masyarakat. Pembatasa Sosial Bersekala Besar (PSBB) memengaruhi omzet penjualan dagang es kelapa. Padahal,…

Read More

Terpaksa Beralih Profesi

Terpaksa Beralih Profesi

Dua bulan lebih tidak mendapatkan penghasilan, Algi (27), seorang fotografer wedding organizer kini beralih menjadi pengemudi ojek daring. Algi, warga Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, sudah tiga bulan lamanya menggeluti sebagai ojek daring yang menjadi mata pencaharian utama akibat pandemi covid 19. Sebelumnya, ia bekerja wedding organizer sebagai fotografer. Hari demi hari yang semakin sulit ini membuat para wedding organizer harus memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan. Algi sudah menggeluti bidang fotografer kurang lebih 7 tahun. Ini membuatnya yakin bahwa pekerjaan ini sangat menyenangkan karena pekerjaan ini adalah hobinya. Menggandalkan keahlian…

Read More

TUKANG BUBUR MELAWAN PANDEMI

TUKANG BUBUR MELAWAN PANDEMI

”Ya, kalau saya gak keluar ya saya gak dapet penghasilan, sedangkan dana dari pemerintahan aja gak dibagi secara merata,” kata Toyib (53), seorang tukang bubur, warga Karanggan, Gunung Putri, Bogor. Selepas magrib, Kamis (19/5), Toyib (53) berangkat ke pasar untuk membeli bahan baku untuk dagangannya, seperti ayam, beras, dan lain-lain. ia mulai mengolah pada pukul 3 pagi, dibantu oleh Ida, istrinya. Toyib hanya membuat sekitar 2-3 liter beras karena berkurangnya pelanggan di masa pandemi. Kondisi pandemi yang semakin kritis ini membuat semua para buruh dan pedagang menjadi terhambat, salah satunya…

Read More

Mendadak Jadi Tulang Punggung Keluarga di Tengah Pandemi

Mendadak Jadi Tulang Punggung Keluarga di Tengah Pandemi

“Ih, corona jahat banget, sih!” kata Dian, seorang karyawan yang sedang bertahan di tengah pandemi covid-19. Dian Ayu, berumur 46 tahun, (46) lahir di Bogor, 24 Januari 1974. Ia bekerja sebagai resepsionis di salah satu hotel di Bogor. Pendidikan terakhirnya adalah SMA jurusan IPS, dahulu ia bersekolah di SMA Ganesha atau saat ini dikenal dengan nama SMA Taruna Andigha.Selama masa pandemi ini, ia bekerja sekaligus menjadi tulang punggung bagi keluarganya karena suaminya berhenti bekerja untuk sementara waktu. Mendapat Kepercayaan Setelah lulus SMA, ia sempat bekerja di Jakarta selama dua tahun,…

Read More

Mencari Rezeki, Mendekati Mati

Mencari Rezeki, Mendekati Mati

Selain dijuluki Kota Hujan, Bogor juga dijuluki Kota Seribu Angkot. Hal ini karena banyaknya angkot yang beroperasi di wilayah Bogor. Di tengah pandemi korona ini, angkutan kota tetap beroperasi. Agung (22), warga Cicere, Cigudeg, Bogor, adalah salah satu pengemudi angkot itu trayek Jasinga-Terminal Laladon. Iaberoperasi setiap hari dari pukul 04.00 dan pulang ke rumah ketika matahari sudah terbenam. Ia juga sering pulang larut malam. “Saya narik angkot untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, sebelum ada virus korona ini biasanya saya mendapat bagian sebesar Rp150 ribu pas adanya korona ini penghasilan saya…

Read More