Desain Arsitektur Masjid Raya Sumbar Jadi yang Terbaik di Dunia

Masjid Raya Sumatera Barat di Padang menjadi masjid dengan desain arsitektur terbaik dunia yang diumumkan dalam upacara di Madinah, Arab Saudi, pada Senin, (20/12/21)

Penghargaan tersebut diberikan oleh Abdullatif Al Fozan Award for Mosque Architecture, organisasi non profit yang menyoroti desain atau karya arsitektur masjid di seluruh dunia.

Bersaing dengan 201 masjid di 43 negara di dunia, Masjid Raya Sumbar menjadi salah satu dari tujuh masjid terbaik.

Penghargaan Abdullatif Al Fozan untuk arsitektur masjid membahas ide-ide baru untuk desain masjid di seluruh dunia dan mendorong inovasi dalam perencanaan, desain, dan teknologi yang dapat membentuk identitas arsitektur masjid di abad 21.

Dalam akun Twitter @AlFozanAward, Abdullatif Al-Fozan menyebutkan para pemenang. Adapun daftar pemenang masjid dengan desain terbaik dunia diantaranya Masjid Raja Abdullah di Riyadh, Masjid Basuna di desa Basuna Sohag Mesir, Masjid Al-Ahmar di Bangladesh, Masjid Raya Sumatra Barat di Indonesia, Masjid Sancaklar di Buyukcekmece Istanbul Turki, Masjid Amir Shakib Arslan di Lebanon, dan Masjid Agung Djenne di Mali.

Masjid Raya Sumatera Barat sendiri dibangun di atas lahan seluas 40 ribu meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 18 ribu meter persegi, dengan arsiteknya yaitu Rizal Muslimin. Ia adalah pemenang dari sayembara arsitektur yang diikuti oleh 323 arsitek dari berbagai negara.

Tak seperti masjid pada umumnya, Masjid ini tak memiliki kubah, melainkan atap khas budaya Minangkabau. Bagian atapnya memiliki desain Rumah Gadang dengan empat sudut lancip, sedangkan bangunannya berbentuk gonjong.

Terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama digunakan sebagai tempat wudhu dan tempat tambahan jika pada lantai utama para jemaah sudah penuh. Lantai dua, ruang utama dalam masjid yang digunakan sebagai tempat utama salat berjamaah. Dan lantai tiga sebagai tempat alternatif untuk para jemaah salat, atau sebagai tempat istirahat.

Masjid Raya Sumatera Barat dirancang tahan gempa bumi hingga 10 magnitudo. Masjid Agung Sumatera Barat juga bisa digunakan untuk shelter atau lokasi evakuasi bila sewaktu-sewaktu terjadi bencana. (Dw.foto.dok.Dispar Padang)

Related posts