Di Pameran Apkasi 2024, Poso Kenalkan Pesona Wisata Situs Megalit

Jakarta, GPriority.co.id – Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengenalkan sejumlah pontesi dalam pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2024. Salah satunya sektor pariwisata yakni situs Megalit.

Kepala Dinas Pariwisata Poso, Yusak Mentara mengatakan AEO 2024 merupakan kesempatan untuk menawarkan produk pariwisata. Dia menyebut, situs megalit menjadi andalan di kabupaten yang memiliki motto “Sintuwu Maroso” itu.

“Kita mengandalkan sektor pariwisatanya di Sulawesi Tengah seribu megalit, di pameran Apkasi tahun ini kita lebih menonjolkan bagaimana pengenalan situs megalit disamping itu juga pameran untuk mengenalkan investasi di daerah,” ujar Yusak saat ditemui di booth Poso, JCC, Jakarta (10/7).

Dilansir goodnewsfromindonesia, Sulawesi Tengah memiliki maskot yang dikenal dengan nama patung palindo. Patung ini mencuat setinggi tiga kali orang dewasa, itulah situs megalitikum tertinggi di Lembah Bada, bagian dari kawasan hutan lindung Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Poso.

Adapun situs ini juga tersebar di beberapa desa. Misalnya, patung lanke bulawa (gelang kaki emas) ditemukan di desa Bomba. Patung ini berupa sosok wanita menghadap ke arah barat, yaitu Sigi, daerah asal nenek moyang suku Bada. Patung langke bulawa masih terjaga dengan baik, disimpan di dalam rumah adat suku Bada dan diberi pagar.

Disamping itu, Yusak menuturkan di pameran AEO 2024 ini Poso juga mengenalkan produk UMKM unggulan. Selain itu, kata dia, Poso juga mengenalkan festival Danau Poso yang masuk kedalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024.

“Yang paling cari. Yang pertama kopi Poso, juga ada usaha ikan, kemudian hasil kerajinan yang terbuat dari kayu eboni yang ad aini itu semua, kemudian ada madu asli yang dibuat dan terkenal disana,” ucapnya.

Foto: Dimas A Putra/GPriority