GDI 2019 Kembali digelar

Good Design Indonesia (GDI) merupakan sebuah pengakuan pada design Indonesia. Tahun 2019 memasuki tahun ke-3 yang diadakan Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan(Kemendag)

Menurut Ari Satria selaku Dirjen Pengembangan Produk Ekspor Kemendag dalam acara peluncuran GDI di Auditorium Kemendag pada kamis (24/1), Peraih penghargaan GDI  akan mendapatkan kesempatan publisitas produk bersama kemendag. Serta diikutsertakan ke dalam ajang G-Mark.

Dilihat dari capaian GDI,  Ari berharap di tahun 2019 ini akan mengalami peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun 2018. Apalagi GDI terbuka untuk semua warga negara di indonesia dengam syarat dibuat di Indonesia atau dijual di indonesia.

Untuk 2019, Ari mengatakan akan mengadopsi 16 kategori yang ada pada G-Mark.

Presiden Jetro Keishi Suzuki dalam sambutannya mengatakan, Jetro telah membantu pelaksanaan GDI pada 2017. ” Dan kami melihat GDI semakin dikenal masyarakat.GDI  juga mampu memberikan kontribusi pada Indonesia. Karena mampu memperkuat UKM. Karena untuk ikut GDI tidak perlu perusahaan besar. GDI bermanfaat pula bagi pendidikan. Karena mampu memberikan motivasi bagi para peserta,” ujar Keishi Suzuki.

Arlinda MA selaku Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional kemendag mengatakan, ” Saya mengucapkan terima kasih kepada Jetro karena mau mengangkat produk Indonesia ke kelas yang lebih tinggi melalui GDI”.

Terkait G-mark, Arlinda mengatakan ada 140 negara yang mengikuti acara ini. Dan para pemenang akan mendapat sorotan dari dunia dan akan masuk ke pasar internasional. ” Oleh karena itu untuk menjembatani kita membuat GDI tujuannya agar ada produk terbaik untuk diikutkan G-Mark,” urai Arlinda.

Ditambahkan Arlinda, tahun lalu alhamdulillah Indonesia masuk 100 besar dengan hanya mengikuti 8 kategori. Nah untuk tahun ini, Kemendag menginginkan prestasi yang lebih untuk itukag ke-16 kategori diikuti semua.

” Dengan adanya penambahan kategori saya berharap pemenang di ajang G-Mark akan semakin bertambah. Karena produk Indonesia tidak kalah dengan produk negara lainnya,” jelas Arlinda.

Untuk mengikuti ajang ini, para pelaku usaha bisa melakukan pendaftaran secara online.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment