Gongshou, Cara Penghormatan Tradisional Ala Masyarakat Tionghoa

Gongshou merupakan tata krama dalam interaksi ketika saling bertemu di kalangan etnis Tiongkok dan perantauannya. Saat bertemu, kedua tangan saling memeluk dan diangkat di depan badan, memberi hormat kepada lawan bicara. Tradisi ini telah ada sejak zaman dahulu.

Meski saat ini jabat tangan ala budaya barat telah populer di Tiongkok, namun tradisi Gongshou masih dilakukan pada saat-saat tertentu. Seperti saat hari raya Imlek (saling memberikan ucapan Gongxi diikuti gerakan tangan Gongshou), memberi ucapan selamat kepada pengantin baru, ucapan selamat ulang tahun, ucapan atas pembukaan usaha baru, saat memulai perlombaan wushu, kesenian barongsai, dan lainnya.

Cara memberi salam ala Gongshou sendiri dikatakan memiliki beberapa manfaat. Pertama, lebih higienis, karena tangan tidak bersentuhan langsung dengan tangan lawan bicara. Kedua, lebih praktis, memberi hormat kepada ratusan atau ribuan orang cukup dengan melakukan Gongshou satu kali.

Ketiga, lebih indah, postur tubuh saat melakukan Gongshou lebih gagah dan elegan dibandingkan dengan berjabat tangan. Dan terakhir, lebih bebas. Jabat tangan memerlukan kerjasama kedua belah pihak. Seringkali kita menjumpai atau bahkan mengalami sendiri, dimana ketika kita sudah mengulurkan tangan namun lawan bicara tidak melihatnya. Sehingga jabat tangan tidak terjadi dan kita merasa canggung. (VIA)

Related posts