Hari Peh Cun di Bangka Belitung, Pantai Ditutup untuk Umum

Kepulauan Bangka Belitung memang identik dengan pantai dan batu besar seperti yang muncul di film Laskar Pelangi. Selain keindahan alamnya, ternyata provinsi kepulauan pertama di Indonesia ini juga memiliki tradisi unik yang menarik banyak wisatawan.

Tradisi-tradisi tersebut telah dilakukan secara turun temurun sejak zaman nenek moyang. Salah satunya adalah Tradisi Peh Cun atau hari bakcang. Tradisi Peh Cun diadakan untuk memperingati Dinasti Couw 340 SM. Tradisi ini biasanya diselenggarakan di sepanjang pantai di Kepulauan Bangka Belitung. Terdapat 2 ritual dalam tradisi ini, yaitu membuang bakcang secara simbolis ke laut dan mandi air laut di terik matahari. 

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di hari Peh Cun yang jatuh pada Senin (14/06/2021), pantai-pantai di Bangka Belitung ditutup untuk umum. Seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak tahun lalu menyebabkan pemerintah melarang kegiatan berkerumun.

Asiong, salah satu warga Dusun Semujur, Pangkalan Baru, Bangka Tengah mengatakan biasanya ia dan keluarga akan pergi ke pantai untuk merayakan hari Peh Cun.

“Sudah dua tahun ini, dari tahun kemarin, kita merayakan hari bakcang di rumah saja. Makan-makan dengan keluarga besar,” ujarnya.

Ia berharap pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia cepat berlalu. Sehingga semua tradisi-tradisi yang ada di Bangka Belitung dapat dilakukan sebagaimana mestinya. (VIA)

Related posts